Suarantt.id, Kupang-Deputi III Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, menyatakan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi besar untuk menjadi daerah swasembada pangan. Hal itu disampaikannya dalam pertemuan yang digelar secara hybrid dan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan di Kupang.
Menurut Andriko, terdapat empat potensi utama yang dimiliki NTT, yaitu pengelolaan 384.951 hektar lahan basah, 1,84 juta hektar lahan kering, 100.000 hektar lahan pertanian modern, serta 10.000 hektar tambak garam.
“NTT punya semua faktor yang dibutuhkan untuk kemandirian pangan. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan potensi ini demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan,” ujar Andriko dalam sambutannya secara daring.
Sementara itu, Deputi Penyediaan dan Penyaluran Badan Pangan Nasional, Suardi Samirah, menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai pilar utama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Kami mendukung penuh program-program daerah seperti OVOP (One Village One Product), Gerakan Beli NTT, dan NTT Mart. Ini akan menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ekonomi lokal,” tegasnya.
Pemerintah Pusat Siapkan Stimulus Ekonomi
Dari sisi ekonomi, Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, menyampaikan bahwa pemerintah pusat tengah menyiapkan sejumlah stimulus jangka pendek untuk menjaga daya beli masyarakat.
Stimulus tersebut antara lain meliputi:
- Diskon transportasi selama masa libur sekolah,
- Diskon tarif tol 20 persen pada bulan Juni–Juli 2025,
- Penebalan bantuan sosial berupa tambahan sembako dan bantuan pangan,
- Bantuan Subsidi Upah (BSU), serta
- Diskon iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi pekerja sektor padat karya.
Sinergi untuk Ekonomi Daerah
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan instansi vertikal, OPD kabupaten/kota, lembaga perbankan, serta kalangan akademisi.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Melki Lakalena, mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya tahan daerah terhadap inflasi.
“Mari bersinergi menjaga inflasi dan memperkuat ekonomi daerah dengan semangat Ayo Bangun NTT!”




