Wali Kota Kupang Sebut Real Estate Bukan Sekadar Bangun Rumah, Tapi Hidupkan Ekonomi

oleh -2121 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Bersama Ketua dan Pengurus REI NTT. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara Welcome Dinner Musyawarah Daerah (Musda) ke-IX Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur yang digelar di Pitoby Sport Center, Selasa (29/7/2025). Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa industri properti bukan sekadar urusan membangun rumah, melainkan motor penggerak berbagai sektor strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan membangun satu rumah saja, banyak sektor ikut bergerak. Mulai dari semen, besi, baja, kayu, listrik, furniture, interior, hingga penyerapan tenaga kerja. Real estate menghidupkan banyak lini kehidupan. Inilah mengapa saya selalu bilang, industri ini bukan sektor biasa,” tegas dr. Christian disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Musda REI NTT dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Bupati Kupang Aurum Titut Eki, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi DPP REI Rahmat Riyadi, Ketua DPD REI Jawa Barat dan Sumatera Utara, para pengurus dan anggota REI se-NTT, serta sejumlah pimpinan perbankan dan notaris. Wali Kota juga turut didampingi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang.

Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi terhadap kiprah REI NTT yang dinilainya telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa REI hadir membantu pemerintah di tengah kondisi fiskal yang menantang.

“Di tengah efisiensi anggaran yang kami alami, di mana 50 persen belanja daerah terpangkas, REI hadir membantu kami. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga solusi atas ketimpangan layanan dasar, penurunan daya beli, dan pengelolaan lingkungan yang buruk,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pengusaha Sapi Keluhkan Kuota Tak Adil, Ombudsman NTT Lakukan Uji Petik di Balai Karantina Kupang

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa persoalan kawasan kumuh tidak hanya menyangkut aspek penataan ruang, tetapi juga mencerminkan kegagalan negara dalam menjamin akses dasar bagi warganya. Untuk itu, dr. Christian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, termasuk REI, guna mendorong perubahan yang berpihak pada masyarakat kecil.

Sementara itu, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Kupang. Ia menyebut dr. Christian sebagai sosok pemimpin muda yang progresif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.

Musda ke-IX DPD REI NTT dijadwalkan berlangsung secara resmi pada 30 Agustus 2025 di Hotel Harper Kupang. Agenda utama Musda tersebut adalah memilih kepengurusan baru serta merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan. Pemilihan dilakukan melalui sistem voting oleh 53 perusahaan pemegang hak suara dari total 104 perusahaan anggota DPD REI NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.