Pemkot Kupang Komit Perkuat Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

oleh -1617 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Bersama Pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.

Penegasan tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kupang, Ario Trisaksono di Ruang Kerja Wali Kota pada Jumat (22/8/2025).

“Karena saya juga dokter, wajah kesehatan di Kota Kupang itu menjadi salah satu prioritas. Untuk itu, kami sangat membutuhkan kerja sama erat dengan BPJS Kesehatan. Kalau tidak, nanti orang bilang wali kotanya dokter kok kesehatannya macet,” tegas dr. Chris.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang yang berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Dengan capaian tersebut, peserta baru bisa langsung aktif di hari yang sama saat didaftarkan. Kota Kupang pun tercatat sebagai salah satu dari 22 kabupaten/kota di NTT yang telah memenuhi kriteria nasional UHC Prioritas.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan. Salah satunya adalah sekitar 20 ribu warga Kota Kupang yang belum aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan, sebagian besar merupakan pekerja swasta yang seharusnya ditanggung pemberi kerja.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Christian menegaskan akan mengambil langkah tegas. Ia berencana mengeluarkan surat edaran agar perusahaan dan pelaku usaha memastikan seluruh karyawannya terdaftar di BPJS Kesehatan. “Kalau ada perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya, izinnya bisa diperiksa kembali. Harus ada efek jera,” tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BPJS Kesehatan juga menyampaikan perkembangan terkait iuran, realisasi pembiayaan layanan kesehatan di 14 rumah sakit mitra di Kota Kupang, serta tantangan terkait tunggakan iuran dari segmen pekerja maupun PNS/PPPK.

Wali Kota Christian menegaskan, meskipun kondisi fiskal daerah sedang berat akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Pemkot Kupang tetap berkomitmen mencari solusi agar layanan kesehatan bagi masyarakat tidak terganggu.

BACA JUGA:  Bank Indonesia NTT Bersinergi dengan Pemda, BULOG, dan GMIT Wujudkan GAP di Desa Mata Air

Hadir dalam pertemuan itu Kepala Bagian Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Dessy Natalia Adoe dan Staf Kepesertaan, Linda Sarkim. Sementara dari Pemkot, turut mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi. “Kami bersyukur bisa berdiskusi banyak hal hari ini. Saya yakin dengan kerja sama yang kuat, kesehatan warga Kota Kupang bisa semakin baik,” pungkas Wali Kota. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.