PLTU Timor-1 Siap Beroperasi Penuh November 2025, Diproyeksikan Atasi Pemadaman Listrik di Pulau Timor

oleh -532 Dilihat
Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusa Tenggara Didampingi Asisten Manager PLTU Timor-1 UPP Nusra 3 Beri Keterangan Pers di Lokasi PLTU Timor 1 pada Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1 yang berlokasi di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dipastikan akan beroperasi penuh pada November 2025. Hal ini disampaikan oleh Asisten Manager PLTU Timor-1 UPP Nusra 3, Asmar kepada wartawan pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Menurut Asmar, PLTU Timor-1 memiliki dua unit pembangkit dengan kapasitas total 100 Megawatt (2×50 MW). Saat ini, unit satu telah beroperasi sejak 21 September 2024, sementara unit dua mulai beroperasi pada 4 Juli 2025 dan kini tengah menjalani proses foreign inspection untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi optimal.

“Untuk unit dua, kami sedang melakukan foreign inspection. Setelah pembangkit beroperasi sekitar 7.000 jam, kami berkewajiban melakukan inspeksi guna memastikan seluruh alat dalam kondisi baik,” jelas Asmar.

Ia menambahkan, PLTU Timor-1 menggunakan bahan bakar batu bara yang disuplai dari Kalimantan Timur, dengan kapasitas sekitar 200 ribu ton. Jumlah tersebut cukup untuk mengoperasikan dua unit pembangkit secara penuh selama tiga bulan.

Peralatan instalasi PLTU didatangkan langsung dari Eropa dan Jepang untuk menjamin keandalan sistem kelistrikan di Pulau Timor.

“Setelah dua unit beroperasi penuh, kami optimistis keandalan sistem listrik di Pulau Timor akan meningkat signifikan. Harapan kami, ke depan tidak akan ada lagi pemadaman bergilir,” ungkapnya.

Asmar juga menjelaskan bahwa kehadiran PLTU Timor-1 akan menjadi tulang punggung pasokan listrik di Pulau Timor, yang selama ini masih menghadapi kendala akibat keterbatasan daya. Dengan beroperasinya dua unit pembangkit tersebut, sistem kelistrikan di wilayah Kupang dan sekitarnya akan lebih stabil, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan industri dan ekonomi daerah.

Selain fokus pada keandalan listrik, PLTU Timor-1 juga melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sekitar wilayah operasinya, termasuk pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, dan kegiatan lingkungan.

“Kami tidak hanya memastikan keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui program CSR berkelanjutan,” tutur Asmar menegaskan.

Dengan target operasi penuh pada November 2025, PLTU Timor-1 diharapkan menjadi sumber energi andalan yang mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Pulau Timor secara berkesinambungan, sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan di Nusa Tenggara Timur.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.