Bahas Industri, UMKM dan Pariwisata, Gubernur Melki Gelar Pertemuan dengan Komisi VII DPR RI

oleh -1326 Dilihat
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena Terima Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima kunjungan kerja Reses Komisi VII DPR RI dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur pada Kamis (11/12/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait percepatan pembangunan sektor industri, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata di Provinsi NTT.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Kunjungan, Dr. Saleh Partaonan Daulay, dan dihadiri oleh para Anggota Komisi VII DPR RI, perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, serta jajaran pimpinan perangkat daerah Pemprov NTT. Hadir pula Direktur Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA, Kepala LPP TVRI Stasiun NTT, serta Kepala Stasiun RRI Kupang.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada seluruh peserta kunjungan kerja. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat ekosistem pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di NTT.

“NTT memiliki potensi yang besar di sektor pariwisata, perikanan, pertanian hingga industri kreatif. Pemerintah provinsi terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi lokal, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Melki.

Menurutnya, kolaborasi antara NTT, NTB, dan Bali menjadi peluang penting dalam mengembangkan sektor unggulan, terutama pariwisata, UMKM/IKM, serta ekonomi kreatif. Ia meyakini kerja sama regional dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.

Ketua Tim Kunjungan, Dr. Saleh Partaonan Daulay, menjelaskan bahwa Komisi VII DPR RI menaruh perhatian khusus pada percepatan pengembangan sektor industri, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata dan sarana publikasi, termasuk dunia penyiaran.

“Kami ingin NTT dapat melakukan percepatan peningkatan ekonomi. Kami baru saja menyesuaikan UU Pariwisata, menyusul UU Kawasan Industri, dan kontrak penyiaran langsung Piala Dunia oleh TVRI Nasional. Semua ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Staf Ahli Menteri Perbendaharaan dan Pembiayaan Kementerian Ekraf, Restog Krisna Kusuma, turut menyampaikan pentingnya promosi pariwisata melalui penampilan seni serta produksi film di berbagai destinasi wisata NTT. Ia bahkan mengusulkan agar kekayaan tenun ikat NTT dijadikan ikon dalam penyelenggaraan event tenun internasional yang melibatkan penenun dan desainer.

Sementara itu, Direktur TVRI, Iman Brotoseno, menegaskan komitmen TVRI dalam mendukung promosi pariwisata Indonesia, termasuk NTT, melalui penayangan konten-konten dokumenter dan film tentang budaya serta destinasi lokal.

“TVRIt terus memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia ke publik nasional maupun internasional, termasuk NTT,” ujar Iman.

Iman juga mendorong adanya penyederhanaan proses perizinan film di NTT melalui pendirian lembaga satu pintu untuk mempermudah produksi film dan dokumenter. Ia turut menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Gubernur Melki dalam pembuatan film dokumenter terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Inpres Noelbaki.

Pertemuan antara Gubernur NTT dan Komisi VII DPR RI ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat pembangunan sektor industri, UMKM, pariwisata, dan penyiaran. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan dapat membuka peluang investasi baru serta memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.