Suarantt.id, So’e-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama rombongan, mengunjungi SMAN 1 Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Jumat (28/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk bertatap muka dengan Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kabupaten TTS, sekaligus menyosialisasikan Program Pendampingan Siswa dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur UTBK, TNI/Polri, dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025 yang baru saja diluncurkan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena mengingatkan para Kepala Sekolah dan guru agar mengimplementasikan program pendampingan yang telah diluncurkan pada Kamis (27/3/2025) di SMAN 3 Kupang. Program ini diharapkan menjadi pedoman bagi sekolah-sekolah di TTS dalam mempersiapkan siswa-siswi untuk menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
“Pendidikan tinggi adalah langkah penting untuk generasi muda NTT agar dapat bersaing di masa depan. Program pendampingan ini harus diimplementasikan di TTS agar anak-anak kita dipersiapkan dengan baik, melalui kolaborasi antara Kepala Sekolah, Guru, dan Orang Tua murid,” jelas Gubernur Melki.
Selain itu, Gubernur Melki Laka Lena juga menginstruksikan agar Bupati bersama Kepala Dinas terkait dan jajaran di TTS mengembangkan sekolah berbasis potensi unggulan daerah. Program ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperkuat sekolah-sekolah yang ada, sesuai dengan potensi daerah seperti pertanian, peternakan, perikanan, garam, dan rumput laut.
“Bupati TTS bersama jajaran diminta untuk mengembangkan sekolah-sekolah di TTS berdasarkan potensi daerah. Jika daerah memiliki potensi unggulan seperti garam, kita dorong sekolah untuk mengembangkan sektor tersebut. Demikian juga dengan potensi rumput laut, pertanian, perikanan, dan peternakan. Kita harus menguatkan pendidikan sesuai dengan potensi yang kita miliki,” ungkap Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menginformasikan bahwa Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia. Gubernur Melki menekankan pentingnya persiapan matang bagi Pemda TTS, mengingat daerah ini memiliki prevalensi tinggi warganya yang bekerja di luar negeri.
“Nanti akan ada sekolah yang masa studinya lebih lama, sekitar empat tahun. Program ini disiapkan agar para siswa siap bekerja di luar negeri dengan keterampilan dan skill yang sesuai. TTS, sebagai salah satu kantong pekerja migran, akan diuntungkan dengan program ini untuk mengurangi pekerja migran ilegal yang disalurkan oleh calo-calo tidak bertanggung jawab,” papar Gubernur Melki.
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Gubernur NTT dan rombongan. Ia menyebutkan bahwa kunjungan ini menjadi kehormatan besar bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Mollo Selatan serta para Kepala SMA/SMK se-TTS.
“Ini adalah kehormatan besar bagi kami di TTS, terutama keluarga besar SMA Negeri 1 Mollo Selatan, atas kedatangan Bapak Gubernur NTT. Kami sangat berterima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk berkunjung ke sekolah ini,” ujar Bupati Eduard.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut, serta mempersiapkan generasi muda NTT agar siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. ***







