Suarantt.id, Kupang-Ketua Gabungan Perusahaan Farmasi Nusa Tenggara Timur (GP Farmasi NTT), Agustinus Nahak, mengapresiasi langkah cepat Gubernur NTT serta pihak Pelindo Kupang dalam menangani kendala bongkar muat kontainer di Pelabuhan Tenau Kupang akibat kerusakan alat utama beberapa hari terakhir.
Agustinus menyampaikan, keterlambatan bongkar muat kontainer sempat berdampak pada distribusi barang, termasuk obat-obatan, yang dilaporkan oleh sejumlah anggota Distributor Obat atau Pedagang Besar Farmasi (PBF) di NTT. Salah satu kontainer dengan nomor MRTU2210840 yang direncanakan untuk proses dooring terpaksa tertunda karena kerusakan alat di area pelabuhan.
“Awalnya kami merencanakan dooring hari ini, namun terkendala karena kerusakan alat di pelabuhan. Informasi yang kami terima, alat di blok B, C, dan D mengalami kerusakan sehingga hanya blok A yang bisa beroperasi. Hal ini menyebabkan antrean panjang,” jelas Agustinus.
Meski demikian, ia mengapresiasi respons cepat Gubernur NTT yang langsung turun ke lapangan dengan mengunjungi Pelabuhan Tenau Kupang untuk memastikan persoalan tersebut segera ditangani.
“Saya mengapresiasi Bapak Gubernur NTT yang cepat tanggap dengan berkunjung langsung ke Pelabuhan Tenau Kupang. Kehadiran beliau memberikan kepastian dan semangat bahwa pemerintah serius menangani persoalan logistik di daerah,” ujarnya.
Agustinus juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Pelindo Kupang yang telah mencari alternatif solusi agar proses pembongkaran kontainer tetap bisa dilakukan meskipun crane utama mengalami gangguan.
“Kami berterima kasih kepada Pelindo Kupang yang telah mengambil langkah alternatif sehingga pembongkaran kontainer masih dapat berjalan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” tambahnya.
Ke depan, GP Farmasi NTT mendorong Pelindo Kupang untuk menambah peralatan bongkar muat, khususnya container crane, guna mengantisipasi peningkatan aktivitas logistik. Hal ini dinilai penting seiring rencana pemerintah pusat yang menempatkan NTT sebagai salah satu wilayah pendukung ekspor.
“Pelindo Kupang perlu menambah peralatan bongkar muat kontainer agar kejadian serupa tidak terulang. Apalagi NTT ke depan direncanakan menjadi salah satu pelabuhan ekspor, sehingga kesiapan infrastruktur menjadi kunci,” pungkas Agustinus.
GP Farmasi NTT Apresiasi Respons Cepat Gubernur dan Pelindo Atasi Kendala Bongkar Muat di Pelabuhan Tenau






