Suarantt.id, So’e- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Komisi II, termasuk Junaidin Mahasan dan Wakil Ketua DPRD NTT Fernando Soares, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk meninjau sejumlah aset provinsi dan berdiskusi dengan para pengelola pada Kamis, 16 Januari 2025.
Rombongan memulai kunjungan di Desa Oelbobo, Kecamatan Molo Tengah, untuk melihat kebun buah yang menjadi salah satu aset provinsi. Dalam diskusi dengan para pengelola, mereka membahas tantangan yang dihadapi, termasuk penurunan drastis produktivitas penjualan bibit tanaman.
“Pada tahun 2023, bibit tanaman ini laku terjual hingga Rp 300 juta, tetapi di tahun 2024 hanya Rp 30 juta saja. Penurunan ini sangat memprihatinkan,” ungkap Junaidin Mahasan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW PSI NTT.
Fernando Soares, Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, turut menyampaikan usulan untuk meningkatkan promosi kebun tersebut. “Kita buat dalam bentuk promosi atau iklan agar masyarakat lebih mengetahui bahwa di tempat ini tersedia berbagai tanaman produktif,” ujarnya sambil menikmati buah segar hasil kebun.
Setelah dari Oelbobo, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Ajaobaki untuk bertemu kelompok tani Suka Maju. Mereka melihat langsung produk lokal yang dihasilkan dan mendiskusikan peluang pengembangan usaha tani lokal.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan kunjungan ke Vila Fatumnasi, salah satu aset provinsi yang juga memiliki potensi wisata. Agenda ini menunjukkan komitmen Komisi II DPRD NTT dalam mendukung pengelolaan aset dan pemberdayaan masyarakat lokal demi peningkatan ekonomi daerah.
“Kunjungan ini tidak hanya untuk melihat kondisi aset, tetapi juga untuk mendorong pengelolaannya agar lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat NTT,” tutup Junaidin. ***





