Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Penjabat Gubernur, Penjabat Wali Kota, serta Penjabat Bupati se-NTT atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas selama masa transisi pemerintahan.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Kupang dan Para Bupati se-NTT, yang juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-NTT pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Gubernur Emanuel menekankan bahwa penyerahan simbol jabatan bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari proses pemerintahan yang baik dan berkelanjutan. Ia berharap para kepala daerah yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kita harus mengoptimalkan semua potensi yang ada dengan membuka ruang investasi, khususnya dalam hilirisasi sumber daya. Saya mengajak para bupati, wali kota, serta pihak swasta untuk memangkas biaya pemborosan dan menciptakan iklim industri yang sehat,” ujar Gubernur.
Instruksi Presiden: Anggaran Harus Tepat Sasaran
Dalam kegiatan retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Gubernur Emanuel juga menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Presiden menekankan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan harus tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai pemimpin daerah, lanjut Gubernur, prinsip efisiensi anggaran harus menjadi perhatian utama. “Harus ada penghematan dan pencegahan kebocoran anggaran. Kita perlu menggunakan setiap sumber daya dengan optimal agar pembangunan berjalan efektif,” tegasnya.
Selain itu, Gubernur juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan kreativitas. “Pendapatan daerah harus ditingkatkan dengan cara yang kreatif guna mendukung program pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Peran PKK dalam Membangun NTT yang Maju, Sehat, dan Sejahtera
Dalam acara tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT menyampaikan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, peran PKK sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Gubernur Emanuel menegaskan bahwa pembangunan daerah yang maju tidak bisa dilepaskan dari peran serta perempuan. “Untuk menjadikan NTT maju, sehat, cerdas, dan sejahtera, kaum perempuan perlu diberdayakan melalui PKK,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengutip pesan inspiratif, “Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu bangsa sebelum bangsa itu sendiri berusaha mengubah nasibnya.” Ia juga menegaskan bahwa pemimpin sejati adalah pelayan masyarakat.
“Mari kita bekerja dengan ketulusan dan tuntas demi kemajuan daerah ini,” pungkasnya.





