Suarantt.id, Ende-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena melaksanakan tatap muka dengan para Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Ende, yang berlangsung di SMKN 2 Ende. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, di antaranya Anggota DPD RI Angelius Wake Kako, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggus Mere, Sekretaris Daerah Kabupaten Ende Agustinus Gaja Ngasu, Ketua DPRD Kabupaten Ende Fransiskus Taso, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, serta Plt. Kepala PUPR Provinsi NTT Benny Nahak.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Melki Laka Lena secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp 3,9 miliar untuk pembangunan di bidang pendidikan menengah. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Ende dan akan digunakan untuk rehabilitasi sekolah menengah di Kabupaten Ende serta mendukung kelancaran pelaksanaan pendidikan lainnya.
Gubernur Melki dalam arahannya mengungkapkan bahwa dana bantuan tersebut berasal dari APBD Provinsi NTT dan diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Ende agar dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal untuk sektor pendidikan. Ia juga menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat mendukung pengembangan pendidikan yang lebih baik dan lebih merata di wilayah tersebut.
Selain itu, Gubernur Melki juga mengajak para siswa SMA/SMK untuk lebih aktif terlibat dalam sektor-sektor produktif yang sesuai dengan potensi dan keunggulan daerah mereka. Ia menekankan pentingnya implementasi ilmu yang didapat di bangku sekolah langsung di lapangan, guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. “Kami ingin memulai pemikiran bahwa di tingkat pendidikan SMA dan SMK, siswa harus lebih banyak terlibat dalam sektor-sektor produktif yang ada di daerah mereka, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan,” ujar Gubernur Melki.
Lebih lanjut, Gubernur Melki menyampaikan pentingnya membangun mentalitas yang tangguh sejak dini pada anak-anak di Kabupaten Ende. “Kita harus mendesain program agar anak-anak kita mulai terbiasa dengan potensi daerah mereka, seperti berkebun, bertani, mengurus ternak, dan memanfaatkan laut. Program-program ini harus didorong untuk membantu mereka memahami dan mengoptimalkan potensi daerah,” tambahnya.
Gubernur Melki juga mengungkapkan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Ia berharap para siswa tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga belajar dan memahami berbagai program pembangunan yang ada di NTT. ***





