Gubernur Melki Tinjau Posko SAR Labuan Bajo, Dampingi Keluarga Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah

oleh -588 Dilihat
Gubernur NTT Temui Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Labuan Bajo-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, meninjau langsung Posko Tim SAR Gabungan di Pelabuhan Waterfront Marina Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (30/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi keluarga korban serta memastikan proses pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah berjalan maksimal dan terkoordinasi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki menemui istri dan keluarga korban yang didampingi perwakilan Kedutaan Besar Spanyol serta penasihat hukum keluarga. KM Putri Sakinah diketahui tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 21.00 WITA. Insiden tersebut merenggut nyawa Fernando Martin Carreras, pelatih tim sepak bola putri Valencia, bersama tiga orang anaknya.

Gubernur Melki menegaskan bahwa kehadirannya di Labuan Bajo merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam situasi duka, sekaligus memastikan seluruh upaya pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk terus mendampingi keluarga korban dan memastikan seluruh upaya pencarian dilakukan secara maksimal, terkoordinasi, dan manusiawi,” ujar Gubernur.

Selain meninjau Posko SAR, Gubernur Melki juga memimpin rapat koordinasi bersama Tim SAR Gabungan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Dalam rapat tersebut disepakati pelibatan tokoh adat dan tokoh agama sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung proses pencarian.
“Kita menyadari bahwa dalam kehidupan masyarakat NTT, pendekatan spiritual, agama, dan adat selalu berjalan seiring dengan upaya teknis dan ilmiah. Dengan doa dan kearifan lokal, kita berharap ada jalan yang terbuka untuk membantu Tim SAR dalam tugas mulia ini,” tambahnya.

Gubernur Melki bersama Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Edy Prakoso, Tim SAR Gabungan, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, serta tokoh agama dan tokoh adat, turun langsung ke lokasi tenggelamnya kapal di perairan Pulau Padar. Di lokasi tersebut dilaksanakan doa bersama dan ritual adat sebagai bagian dari ikhtiar kemanusiaan untuk membantu proses pencarian korban yang masih hilang.

BACA JUGA:  Dukung Transisi Energi Nasional, NTT Percepat Pengembangan EBT dan PLTS

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mewakili Presiden dan seluruh jajaran pemerintah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Pemerintah hadir sepenuhnya dan akan terus mendukung proses pencarian hingga tuntas,” ungkap Gubernur.

Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh pihak yang tanpa lelah bekerja di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur kembali menegaskan pentingnya keselamatan pelayaran, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan NTT. Ia mengimbau agar seluruh aktivitas pelayaran dan wisata laut dihentikan sementara di wilayah yang oleh BMKG dinyatakan tidak aman untuk berlayar.

“Jika pelayaran tidak memungkinkan karena cuaca ekstrem, maka harus dipastikan tidak ada satu pun kapal yang berlayar, dengan alasan apa pun,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Gubernur, akan terus mendukung penuh seluruh upaya pencarian yang dilakukan Basarnas dan unsur terkait, serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan agar para korban segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.