Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menghadiri acara Halal Bihalal 1446H/2025M Pemerintah Provinsi NTT bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Acara yang bertemakan “Spirit Idul Fitri Sebagai Momentum untuk Memperkuat Kolaborasi Membangun NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan” ini berlangsung di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT pada Selasa (8/4/2025).
Acara dimulai dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Sari Tilawah, diikuti dengan persembahan lagu-lagu Qasidah, serta ceramah oleh Ustad Doni Saidun Ali. Dalam ceramahnya, Ustad Doni mengingatkan pentingnya menjaga iman selama bulan Ramadan dan menyatakan bahwa momentum Halal Bihalal ini harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat hubungan antar umat beragama.
Ia menyampaikan, “Di dalam bulan puasa kita menjaga iman, yang seumpama air laut yang naik turun. Oleh karenanya, dalam Al-Qur’an, Allah memanggil orang-orang beriman untuk selalu menjaga iman, beramal, dan berilmu.”
Gubernur Melki Laka Lena, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Halal Bihalal adalah momen istimewa untuk saling memaafkan dan memperbaharui niat dalam menjalankan tugas negara dengan dedikasi dan integritas.
Dia menekankan bahwa semangat Idul Fitri harus dijadikan momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, kerja kolaborasi, dan membangun persaudaraan yang tulus.
“Sebagai ASN Pemerintah Provinsi NTT, semangat Idul Fitri hendaknya kita jadikan momentum untuk terus memperkuat semangat gotong royong, kerja kolaborasi, dan membangun semangat persaudaraan yang tulus untuk mewujudkan NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan, di bawah tagline AYO BANGUN NTT,” ujar Gubernur Melki.
Lebih lanjut, Gubernur Melki mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk merefleksikan kembali komitmen terhadap tugas negara, serta menjadikan momen Halal Bihalal ini sebagai titik awal untuk memperbaiki hubungan antar rekan kerja, meningkatkan komunikasi, dan kualitas kinerja guna mendukung pembangunan NTT yang lebih baik.
Ia juga mengingatkan keberhasilan acara Kupang Bertakbir dan Sholat Ied pada 30 Maret 2025 sebagai bukti semangat persatuan yang harus terus dipertahankan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Anggota DPR RI Esthon Foenay, Forkopimda Provinsi NTT, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Asisten Sekda Provinsi NTT, Staf Ahli Gubernur, Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, serta Tokoh Agama.***





