Koepan Festival 2025 Resmi Dibuka, Wali Kota Kupang: Budaya Menginspirasi, Generasi Muda Menghidupkan

oleh -3013 Dilihat
Wali Kota Kupang Resmi Buka Koepan Festival 2025 di Alun-alun Taman Kota. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang kembali menggelar Koepan Festival 2025 sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-139 Kota Kupang dan 29 tahun sebagai daerah otonom. Festival yang mengusung tema “Culture Inspires, Youth Revives – Budaya Menginspirasi, Generasi Muda Menghidupkan” ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo di Alun-Alun Kota Kupang pada Jumat, 11 April 2025.

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis, unsur Forkopimda Kota Kupang, Ketua TP PKK, Penjabat Sekda Kota Kupang, serta berbagai tokoh masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni dan budaya, perwakilan instansi vertikal dan perbankan, camat dan lurah, hingga masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival ini. Ia menegaskan bahwa Koepan Festival merupakan manifestasi nyata dari misi Pemkot dalam membangun ekonomi lokal yang tangguh berbasis UMKM dan budaya.

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini ejawantah nyata dari misi kami, membangun ekonomi Kota Kupang yang kuat, kompetitif, berbasis UMKM dan budaya,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana revitalisasi Taman Nostalgia menjadi pusat aktivitas publik dengan konsep Car Free Night dan Sunday Market, lengkap dengan fasilitas publik seperti arena bermain anak, toilet umum, serta ruang kreatif bagi generasi muda.

“Taman harus bernyawa. Bukan hanya cor-coran dan pohon. Tapi tempat di mana orang bisa beraktivitas, berekspresi, dan mencipta,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan selama festival berlangsung. Pemkot Kupang sedang menyiapkan roadmap pengelolaan sampah tingkat RT dan akan menyediakan lebih dari 1.300 tempat sampah di seluruh wilayah. Ia menambahkan, ke depan akan diberlakukan sanksi sosial bagi pelanggar aturan kebersihan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margarita Salean, dalam laporannya menyampaikan bahwa Koepan Festival merupakan bentuk pelestarian nilai budaya lokal serta sarana regenerasi budaya kepada generasi muda.

“Festival ini adalah panggung untuk menampilkan warisan budaya dalam wajah kekinian,” ujarnya.

Koepan Festival 2025 akan berlangsung selama dua hari, menghadirkan beragam kegiatan, di antaranya Lomba Fashion Show Anak dan Remaja, serta Lomba Tari Kreasi Daerah NTT memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Kupang. Selain itu, ada pula Local Expo yang melibatkan 50 pelaku UMKM dan pertunjukan seni dari sejumlah sanggar seni lokal.

Usai pembukaan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang turut menari tebe bersama para penari dari salah satu sanggar seni. Mereka juga menyempatkan diri menyapa pelaku UMKM serta membeli sejumlah produk lokal yang dipamerkan.

Koepan Festival 2025 bukan sekadar perayaan, tetapi sebuah gerakan kolektif untuk menghidupkan budaya dan membangun perekonomian lokal bersama generasi muda sebagai penggeraknya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.