Kontribusi Pemuda GMIT Kota Kupang dalam Penguatan Ekonomi Lokal melalui UMKM

oleh -1029 Dilihat
Wali Kota Didampingi Wawali Kota Kupang Bersama Wagub NTT dan Ketua DPRD NTT Hadiri Pembukaan Expo Pemuda GMIT Kota Kupang 2025. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menghadiri pembukaan Expo Pemuda GMIT 2025 yang digelar di Pantai Lai Lahi Bissi Koepan, Kelurahan LLBK, Minggu (20/4/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Prosesi Paskah Pemuda GMIT dan diikuti oleh 35 pelaku UMKM dari berbagai klasis GMIT.

Pembukaan Expo ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT Ny. Vera Christina Asadoma-Sirait, serta sejumlah pejabat dan tokoh gereja lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian menekankan bahwa perayaan Paskah merupakan momentum untuk memperbarui harapan dan semangat, khususnya di tengah berbagai tantangan.

“Dalam setiap kesempatan, saya dan Kaka Serena selalu menyampaikan kepada warga Kota Kupang untuk tetap memiliki semangat meski menghadapi berbagai kesulitan. Kita harus miliki harapan baru, karena di dalam harapan dan persatuan, kita mampu bangkit,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas agama demi kemajuan kota. “Ubi Concordia Ibi Victoria di dalam persatuan ada kemenangan. Kalau mau cepat, berjalanlah sendiri. Tapi kalau mau jauh, mari kita berjalan bersama,” tegasnya.

Terkait isu kebersihan, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemkot Kupang tengah menyusun roadmap pengelolaan sampah berbasis sumber, termasuk pengadaan 1.300 tempat sampah tingkat RT dan pengolahan di TPST kecamatan.

“Kota ini bukan warisan nenek moyang, tetapi pinjaman dari anak cucu kita,” ujarnya mengingatkan pentingnya kesadaran akan kebersihan lingkungan.

Wali Kota juga mengapresiasi peran UMKM dalam expo ini. Ia berharap kegiatan ini bisa membuka jalan bagi kolaborasi lebih luas dengan investor dan pelaku usaha besar. “Individually, we are one drop. Together, we are an ocean,” tandasnya.

BACA JUGA:  Realisasi Pendapatan Kota Kupang Capai 90,13 Persen, Bapenda Optimis Tembus Target Akhir Tahun 2025

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis menyampaikan optimismenya terhadap kontribusi pemuda dalam penguatan ekonomi lokal melalui UMKM. “Anak muda jika diberi ruang dan saling bekerja sama, maka akan lahir gebrakan besar dengan hasil luar biasa,” ujarnya saat mengunjungi salah satu stan UMKM.

Serena juga mengumumkan rencana dua program kreatif Pemkot Kupang dalam waktu dekat: Kupang Sunday Market (Saboak) dan Sunset Cinema. Keduanya dirancang untuk menghidupkan ruang publik, mendukung UMKM, serta mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Ketua Panitia Prosesi Paskah Pemuda GMIT, Yeskiel Loudoe, menambahkan bahwa expo ini memberi ruang bagi UMKM jemaat memperluas pasar serta menjalin kemitraan. Ia juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Setelah seremoni pembukaan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota mengunjungi berbagai lapak UMKM, membeli produk lokal, dan berinteraksi hangat dengan warga yang hadir. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.