Menteri Kebudayaan dan Wagub NTT Hadiri Pentas Budaya Lamaholot

oleh -525 Dilihat
Menteri Kebudayaan didampingi Wagub NTT Hadiri Pentas Budaya Lamaholot di Flores Timur. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Larantuka-Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma menghadiri acara Pentas Budaya Lamaholot pada Sabtu (26/4/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Exotic Lamaholot, yang untuk pertama kalinya digelar di wilayah Lamaholot.

Mengawali hari, Menteri Fadli Zon dan Wagub Johni Asadoma bermalam di Wisma Adonara, rumah warga setempat. Pada pagi harinya, sebelum menuju acara puncak, keduanya menyempatkan diri menanam anakan pohon Cendana di Lapangan Apebuan. Selain itu, mereka juga meninjau proyek pembangunan lapangan sepak bola dan tribun yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Rombongan kemudian bergerak menuju Lapangan Garuda di Desa Sukutokan, lokasi utama Pentas Budaya Lamaholot. Setibanya di sana, mereka disambut secara adat dan diiringi tarian Perang Hedung oleh Sanggar Pledo sebelum menuju tribun VIP.

Dengan mengusung tema “Lamaholot Central Culture Of The World”, kegiatan ini tidak hanya menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya masyarakat Lamaholot, tetapi juga memamerkan produk-produk UMKM lokal dari Flores Timur, Lembata, dan Alor. Pameran ini bertujuan mendorong kekuatan ekonomi masyarakat berbasis budaya.

Berbagai tarian tradisional memeriahkan pembukaan acara, antara lain Tari Lilin sebagai bentuk penyambutan, Tari Gawe Au dengan bambu, Tari Hedung Sorong, serta penampilan musik Tatong yang menggunakan gendang sebagai alat utama dalam perayaan adat.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan harapannya agar kegiatan budaya seperti ini terus dilaksanakan secara rutin dan dalam skala yang lebih besar.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkelanjutan, bahkan dalam skala yang lebih besar seperti festival budaya yang menunjukkan berbagai keberagaman budaya yang ada di NTT,” ujarnya.

Fadli Zon juga menekankan pentingnya peran Indonesia dalam mendorong diplomasi budaya di kawasan Pasifik Selatan, mengingat Indonesia memiliki populasi Melanesia yang besar tersebar di NTT, Maluku, Papua, dan sekitarnya.

“Saya optimis ke depan, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana diplomasi budaya kita di kawasan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa dengan lebih dari 200 bahasa daerah, NTT memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan menjadi potensi besar untuk dikembangkan melalui inisiatif komunitas lokal.

“Kementerian Kebudayaan siap mendukung berbagai inisiatif masyarakat dalam upaya pemajuan kebudayaan daerah,” tegas Menteri Fadli Zon.

Pentas Budaya Lamaholot ini menjadi momentum penting untuk mengangkat budaya lokal ke tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kekayaan budaya tradisional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.