Gubernur NTT Melki Laka Lena Apresiasi Peran UT dalam Mendorong Pendidikan Inklusif

oleh -869 Dilihat
Gubernur NTT Jadi Keynote Speaker di Seminar Akademik UT Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi peran Universitas Terbuka (UT) dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang fleksibel namun tetap berkualitas. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Akademik Universitas Terbuka Kupang yang digelar di Ballroom Hotel Harper pada Minggu (27/4/2025).

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Wisuda Daerah UT Kupang Periode I Tahun Akademik 2024/2025 yang mengusung tema “UT untuk Semua: Membangun Generasi Emas Indonesia melalui Pendidikan Inklusif dan Berkualitas.”

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyoroti target UT untuk mencapai satu juta mahasiswa sebagai langkah besar menjadikan UT salah satu perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa terbanyak di NTT.

“Hebatnya UT adalah memberikan kelonggaran waktu bagi mahasiswa yang sedang bekerja namun tetap menjaga kualitas pengajaran. Kami di NTT juga terus mendorong pendidikan melalui Quick Win Pendampingan Siswa Menuju Pendidikan Tinggi dan Sekolah Kedinasan. Saya akan merekomendasikan UT sebagai salah satu perguruan tinggi pilihan,” ujarnya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para lulusan agar terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Tetaplah menjadi warna dari UT yang menghasilkan lulusan terbaik dan berkualitas. Proficiat dan sukses untuk UT dan semua lulusan yang akan diwisuda. Mari kita terus semangat membangun NTT melalui ide, gagasan, dan semangat ‘Ayo Bangun NTT’,” tegas Gubernur Melki.

Sementara itu, Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hingga saat ini UT memiliki 676.588 mahasiswa aktif dan telah meluluskan 278.342 alumni. Untuk UT Kupang sendiri, jumlah mahasiswa tercatat sebanyak 14.445 orang.

“Kami menargetkan mencapai 1,5 juta mahasiswa dalam lima tahun ke depan. Data juga menunjukkan bahwa 70 persen mahasiswa berusia di bawah 30 tahun, sementara 30 persen lainnya berusia antara 30 hingga 70 tahun, berasal dari seluruh Indonesia bahkan dari 54 negara di dunia,” jelasnya.

Rektor UT juga mengajak para wisudawan untuk menjadi pribadi yang mandiri, berdampak positif bagi masyarakat, dan terus membanggakan almamater mereka.

“Perjalanan ini tidak mudah, namun saudara telah membuktikan ketangguhan. Jadilah pribadi yang tidak bergantung pada orang lain dan berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

Acara seminar ini turut dihadiri oleh Direktur UT Kupang, Dr. Ajat Sudrajat, jajaran UT Kupang, perwakilan perangkat daerah dari Pemerintah Provinsi NTT, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, serta sekitar 600 wisudawan dan wisudawati dari 22 kabupaten/kota di NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.