Menuju PON 2028, KONI NTT Resmi Sahkan MMA dan 21 Cabor di MUSORPROV

oleh -636 Dilihat
Wagub NTT, Johni Asadoma Pose Bersama Ketua MMA NTT, Agustinus Nahak dan Ketua Cabor Lainnya di Hotel Harper Kupang pada Minggu, 8 Pebruari 2026. (Foto Istimewa)

Menuju PON 2028, KONI NTT Resmi Sahkan MMA dan 21 Cabor di MUSORPROV

Suarantt.id, Kupang-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi mengesahkan Mixed Martial Arts (MMA) atau Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) bersama 21 cabang olahraga (cabor) lainnya dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (MUSORPROV) NTT yang digelar di Hotel Harper Kupang pada 7-9 Februari 2026.

Pengesahan tersebut menjadi langkah strategis KONI NTT dalam memperkuat pembinaan olahraga daerah guna menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Keputusan itu diambil secara aklamasi oleh seluruh peserta MUSORPROV setelah mendapat persetujuan Ketua Umum KONI NTT periode 2021–2025, Yoseph Nai Soi.

Proses pengesahan berawal dari permintaan Ketua Umum Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) NTT, Boni Jebarus, yang menyampaikan aspirasi sejumlah cabor agar segera disahkan secara resmi oleh KONI NTT. Ia menilai legalitas organisasi menjadi syarat penting bagi cabor untuk dapat mengikuti ajang nasional, termasuk PON 2028.

“Bagaimana kami bisa masuk PON 2028 jika cabang olahraga belum disahkan oleh KONI NTT. Karena itu kami meminta momentum tertinggi MUSORPROV untuk mengesahkan cabang-cabang olahraga yang ada,” tegas Boni Jebarus di hadapan forum.

Menanggapi aspirasi tersebut, Yoseph Nai Soi meminta persetujuan seluruh peserta MUSORPROV dan secara serentak forum menyatakan setuju untuk mengesahkan 22 cabang olahraga sebagai anggota KONI NTT.

Yoseph menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen KONI dalam menyiapkan atlet-atlet NTT agar mampu bersaing di level nasional.
“Pengesahan ini adalah langkah strategis untuk mempersiapkan atlet NTT menuju PON 2028,” ujar Yoseph Nai Soi.

Ketua MMA NTT, Agustinus Nahak, menyambut baik pengesahan tersebut. Menurutnya, pengakuan resmi dari KONI NTT membuka ruang pembinaan atlet MMA yang lebih terarah, profesional, dan memiliki dasar hukum yang kuat.

BACA JUGA:  20 Tim Adu Taktik di Turnamen Wali Kota Cup 2025, Dorong Kebangkitan Basket di Kota Kupang

“Pengesahan ini sangat penting karena MMA adalah olahraga beladiri dengan risiko cedera tinggi, sehingga pembinaan harus dilakukan secara profesional dan sah secara hukum,” kata Agustinus.

Ia menambahkan, MMA NTT telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Pada Kejuaraan Nasional MMA di Surabaya tahun lalu, NTT mengirimkan tiga atlet dan berhasil meraih satu medali perak serta satu medali emas. Medali emas tersebut dipersembahkan oleh Christian Bessi, atlet muda asal Kota Kupang yang saat ini masih duduk di bangku SMP.

MUSORPROV NTT 2026 sendiri dinilai sangat krusial karena selain mengesahkan anggota baru, forum ini juga akan memilih Ketua Umum KONI NTT yang baru serta memberikan mandat untuk mempersiapkan NTT sebagai tuan rumah PON 2028.

Adapun 22 cabang olahraga yang disahkan pada MUSORPROV NTT 2026 yaitu MMA/IBCA, Rugby, Kick Boxing, Triatlon, Muaythai, Bola Tangan, Binaraga dan Fitnes, Angkat Besi, Angkat Berat, Sepeda Sport, Sepatu Roda, Selancar Ombak, Biliar, Pentaque, Modern Pentathlon, Hoki, Gulat, Aerosport, Senam, Kabaddi, dan Yong Moo Do. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.