Suarantt.id, Kupang-Ribuan pemuda GMIT menyerukan pesan damai dari Nusa Tenggara Timur dalam Prosesi Paskah 2025 yang berlangsung di Kota Kupang. Prosesi ini tak hanya menjadi ajang perayaan iman, namun juga momentum untuk menyuarakan perdamaian lintas agama dan budaya.
Dengan tema “Damai dari NTT untuk Indonesia”, prosesi ini melibatkan 8.000 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Pulau Timor hingga Sabu. Deklarasi damai yang dibacakan oleh para tokoh lintas agama menjadi sorotan penting dari kegiatan ini.
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie, membuka kegiatan ini dengan penuh semangat. Sementara itu, 97 kendaraan hias yang menampilkan simbol-simbol damai dan kebangkitan Kristus menghiasi jalanan Kota Kupang.
Ketua Panitia, Yeskiel Loudoe, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. “Ini adalah hasil kerja bersama, dan bukti bahwa semangat damai bisa dimulai dari timur Indonesia,” katanya. ***





