PKS BLUD SPAM NTT dan Perumda Air Minum Kupang, Fokus Benahi SPAM Kalidendeng

oleh -731 Dilihat
Kepala BLUD SPAM NTT, Erasmus Jogo dan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isodorus Lilijawa Teken PKS Pengelolaan Air Bersih di Ruang Rapat Asisten Setda Provinsi NTT pada Jumat, 16 Januari 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui BLUD SPAM Provinsi NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam pengelolaan dan peningkatan layanan air bersih. Penandatanganan PKS tersebut berlangsung pada Jumat (16/1/2026) di Ruang Rapat Asisten Setda Provinsi NTT.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

“Kalau kita ingin berjalan cepat, berjalanlah sendirian. Tapi kalau kita ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama. Hari ini kita membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang memilih untuk berjalan jauh bersama dalam mengurus air bersih,” ujar Christian Widodo.

Ia mengakui, persoalan air bersih bukanlah hal yang sederhana. Pertumbuhan penduduk yang meningkat secara eksponensial, keterbatasan sumber air baku, serta kondisi geografis Kota Kupang menjadi tantangan kompleks yang harus dihadapi secara bersama-sama.

“Dengan kerja sama ini, kita yakin hambatan-hambatan tersebut bisa kita lewati sehingga warga Kota Kupang dapat menikmati layanan air bersih secara berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang juga menekankan fokus pembenahan pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kalidendeng.

Ia menyebutkan, saat ini debit air di SPAM Kalidendeng berada di kisaran 52.000 liter per detik dan tengah mengalami berbagai permasalahan teknis.

“Perbaikan alat-alat sedang kami lakukan. Ada beberapa sistem dan peralatan yang akan kami perbarui dan tingkatkan. Jika semua ini selesai, debit air ditargetkan bisa meningkat menjadi 70.000 hingga 90.000 liter per detik,” jelasnya.

Selain peningkatan debit air, Pemerintah Kota Kupang juga terus melakukan penambahan sambungan rumah (SR) ke rumah-rumah warga sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan layanan air bersih.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Pasang GPS di 50 Truk Sampah, Tingkatkan Pengawasan dan Layanan Kebersihan

Christian Widodo menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar persoalan angka atau teknis semata, melainkan berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Air bersih yang baik akan berdampak pada masyarakat yang lebih sehat. Air ini adalah soal kehidupan,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk berani mengambil langkah tegas dalam pengelolaan air, termasuk menertibkan sumur bor ilegal yang dapat mengganggu ketersediaan sumber air baku. Ia bahkan membuka ruang bagi media untuk ikut mengawasi langsung di lapangan.

“Mengurus air ini butuh keberanian. Seperti kata pepatah Latin, Fortes fortuna adiuvat, keberuntungan berpihak kepada mereka yang berani. Kita tidak boleh setengah-setengah,” pungkas Wali Kota Kupang.

Melalui penandatanganan PKS ini, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang berharap pengelolaan air bersih, khususnya di SPAM Kalidendeng, dapat semakin optimal dan berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kupang ke depan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.