Prof. Jefri Bale Resmi Terpilih jadi Rektor Undana, Dilantik 8 Desember 2025

oleh -1759 Dilihat
Rektor terpilih Undana Kupang, Prof. Jefri S. Bale Beri Keterangan Pers pada Selasa, 02/12/25. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang resmi menetapkan Prof. Jefri Bale sebagai Rektor Terpilih Undana periode 2025–2029, setelah melalui proses pemilihan pada 2 Desember 2025. Pelantikan dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 8 Desember 2025.

Dalam pernyataan perdananya di hadapan media dan civitas akademika, Prof. Jefri menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan tahapan pemilihan, mulai dari Kementerian, Senat, panitia, hingga seluruh civitas akademika Undana.

“Ini adalah kepercayaan besar yang sekaligus menjadi tanggung jawab besar bagi saya. Tantangan ke depan tidak mudah dan hanya bisa dijawab dengan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi seluruh civitas akademika,” ujar Prof. Jefri.

Ia juga mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk kembali bersatu pasca kontestasi pemilihan rektor.
“Tidak ada lagi kubu calon A, B, atau C. Yang ada sekarang adalah satu kepemimpinan Undana untuk maju bersama,” tegasnya.

Fokus Transformasi SDM dan Tata Kelola

Dalam arah kepemimpinannya, Prof. Jefri menegaskan bahwa transformasi sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama. Menurutnya, usia Undana yang telah memasuki 63 tahun seharusnya mampu bersaing bahkan melampaui sejumlah perguruan tinggi di luar NTT.

“Transformasi kualitas dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan adalah kunci utama. Jika SDM siap, maka tantangan apa pun bisa kita hadapi,” jelasnya.

Selain itu, ia menargetkan perbaikan tata kelola universitas, peningkatan akreditasi, akuntabilitas, serta peningkatan kenyamanan sarana dan prasarana pembelajaran. Menurutnya, lingkungan belajar yang nyaman akan berdampak besar terhadap kinerja akademik.

Riset Berdampak dan Solusi untuk NTT

Sejalan dengan kebijakan nasional terkait kampus berdampak, Prof. Jefri menekankan pentingnya riset dan pengabdian masyarakat yang benar-benar memberi solusi bagi persoalan di NTT.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Buka STQ ke-28, Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Nilai Religius dalam Pembangunan

Ia berencana melakukan pengelompokan lokasi dan tema penelitian secara terfokus, sehingga hasil riset tidak lagi tersebar kecil-kecil namun memberi dampak nyata dalam waktu singkat.

“Kita akan kumpulkan para pakar Undana untuk fokus menangani satu wilayah atau satu tema besar agar solusinya bisa terukur dalam satu sampai dua tahun,” jelasnya.

Kesejahteraan Dosen dan Pendapatan Non-Akademik

Terkait kesejahteraan dosen, Prof. Jefri memastikan tidak akan ada kenaikan UKT/UKP selama masa kepemimpinannya. Ia menargetkan peningkatan pendapatan dari sektor non-akademik, salah satunya melalui optimalisasi Rumah Sakit Undana yang saat ini tengah disiapkan kerja samanya dengan BPJS.

Pendapatan tersebut akan diarahkan untuk:

Peningkatan remunerasi dosen,

Insentif publikasi jurnal,

Insentif keikutsertaan konferensi internasional,

Hibah penelitian dan pengabdian masyarakat.


Menuju Universitas Bereputasi Dunia

Dalam visi jangka panjang hingga 2050, Prof. Jefri menargetkan Undana menuju “Locally Relevant, Globally Recognized University” dengan tahapan:

Teaching University

Research University

Entrepreneurial University


Ia menekankan pentingnya luaran riset berupa paten, riset terapan di bidang pangan dan energi, serta kontribusi terhadap program prioritas nasional seperti swasembada pangan dan energi.

“Reputasi universitas tidak hanya diukur dari jumlah publikasi, tetapi dari dampak nyata hasil riset bagi masyarakat,” katanya.

Tetap Bertugas hingga Pelantikan

Hingga pelantikan 8 Desember 2025 mendatang, Prof. Jefri menegaskan bahwa ia tetap menjalankan tugasnya sebagai Wakil Rektor IV, sementara kepemimpinan Undana tetap dipegang oleh Rektor aktif saat ini.

“Kami semua tetap bekerja seperti biasa hingga pelantikan resmi dilaksanakan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.