Rote Ndao Jadi Pusat Industri Garam, Wagub Johni Ajak Fresh Graduate Unstar Tingkatkan Kompetensi

oleh -352 Dilihat
Wagub NTT Hadiri Wisuda Nusa Lontar Rote Ndao. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Ba’a-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mendorong para lulusan Universitas Nusa Lontar (Unstar) Rote untuk mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja baru seiring rencana pembangunan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao. Ajakan tersebut disampaikan Wagub Johni saat menghadiri Tatap Muka bersama 109 Calon Wisudawan/Wisudawati Angkatan ke-9 di Gedung Unstar, Mokdale Ba’a, Senin (8/12/2025) sore.

Dalam sambutannya, Wagub Johni menegaskan bahwa Rote Ndao sebagai kabupaten paling selatan Indonesia memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, termasuk industri garam yang kini mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, kehadiran K-SIGN akan membuka peluang kerja yang sangat besar bagi generasi muda Rote Ndao, terutama para lulusan baru.

“Ketika produksi garam dimulai, kebutuhan tenaga kerja akan sangat besar, diperkirakan mencapai 24–26 ribu tenaga kerja pada tahap awal. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan. Saudara sekalian sebagai fresh graduate punya ruang yang sangat luas,” ujar Wagub Johni.

Ia menekankan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan babak baru untuk mengembangkan diri, memperkuat kompetensi, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja. Wagub Johni juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi informasi, kemampuan berbahasa Inggris, soft skills, serta keberanian untuk terjun ke berbagai sektor, termasuk sektor swasta.

“Jangan takut memulai dan jangan pernah berhenti belajar. Ini saatnya memaksimalkan potensi diri dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi kepada Unstar atas kontribusinya mencetak sumber daya manusia muda yang kompeten. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah membuka ruang selebar-lebarnya bagi generasi muda untuk mengambil bagian dalam pengembangan industri garam nasional yang ditargetkan mulai beroperasi pada April atau Mei tahun depan.

BACA JUGA:  Festival Budaya Sikumana, Wali Kota: Perjuangan Kita Kini Melawan Kemiskinan dan Kebodohan

“Berbagai kebutuhan tenaga kerja akan muncul, dan kami berharap lulusan Unstar siap terlibat dan memberi kontribusi nyata,” tegas Bupati Paulus.

Sementara itu, Ketua Yayasan Unstar, Jamin Habid, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten bagi Unstar. Ia berharap dialog tersebut dapat memotivasi para calon wisudawan untuk terus meningkatkan kompetensi serta menjaga nama baik almamater.

Turut hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Linus Lusi, serta Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT, Oder Maks Sombu.

Dengan semakin dekatnya pengoperasian Sentra Industri Garam Nasional, para lulusan Unstar diharapkan mampu memanfaatkan peluang besar yang tersedia dan menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi Rote Ndao. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.