Turnamen Catur Tunanetra Digelar di Kupang, Wagub NTT: Pemerintah Beri Ruang dan Apresiasi bagi Disabilitas Berprestasi

oleh -1048 Dilihat
Wagub NTT Buka Turnamen Catur Bagi Disabilitas. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan dukungan dan apresiasi penuh kepada penyandang disabilitas yang terus berprestasi di bidang olahraga. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma saat membuka Turnamen Catur Tunanetra yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) NTT, Sabtu (5/7/2025), di Lippo Plaza Kupang.

“Pemerintah memberikan apresiasi, memberikan tempat dan ruang kepada rekan-rekan disabilitas untuk berprestasi dan menunjukkan kemampuannya di dalam dunia olahraga,” ujar Johanis Asadoma dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa para penyandang disabilitas telah membuktikan diri mampu mengharumkan nama NTT di berbagai ajang, baik tingkat nasional maupun internasional, meskipun dalam keterbatasan fisik.

“Kita akan sangat bangga apabila ada anggota NPCI NTT yang bisa berprestasi di tingkat nasional, Asia, dan internasional. Ini bukan sesuatu yang mudah tapi bisa, terbukti dari hasil yang sudah dicapai selama ini,” tambah mantan perwira tinggi Polri itu.

Kepada para atlet disabilitas, Asadoma berpesan agar terus mengasah kemampuan di bidang olahraga masing-masing. Menurutnya, setiap individu memiliki talenta yang unik, termasuk para penyandang disabilitas yang kerap disebutnya memiliki “indra keenam”.

“Tidak ada yang mustahil. Dengan ketekunan dan semangat, pasti bisa berprestasi,” tegasnya memberi motivasi.

Turnamen catur tunanetra ini diikuti oleh 17 peserta dari berbagai wilayah, termasuk SLB di Kota dan Kabupaten Kupang, serta perwakilan NPCI dari Kabupaten Belu, TTS, dan Manggarai. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan cabang olahraga catur bagi penyandang disabilitas kepada masyarakat luas serta menjaring atlet profesional di masa depan.

Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) NTT, Pratama Rizky Lodo dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah awal yang luar biasa.

BACA JUGA:  PLBN Napan Resmi Dibuka, Tandai Awal Baru Perlintasan RI-RDTL

“Saya yakin turnamen ini akan melahirkan atlet profesional yang siap bersaing di tingkat selanjutnya. Yang penting, bertandinglah dengan jujur dan junjung tinggi sportifitas,” pesannya kepada para peserta.

Sementara itu, Ketua NPCI NTT, Viktor Haning, menegaskan pentingnya kesetaraan dan perlakuan yang adil bagi penyandang disabilitas. Ia mengajak para atlet untuk terus membuktikan kemampuan dan prestasi mereka.

“Jangan mau direndahkan, tunjukkan prestasi. Kalian bisa walau dalam keterbatasan,” serunya.

Viktor juga menyoroti pentingnya dukungan dari masyarakat dan keluarga. Ia mengimbau agar kaum difabel tidak dikucilkan dari kehidupan sosial dan diberi ruang untuk berkembang.

“Tolong terima kaum difabel. Untuk keluarga, jangan kurung mereka. Biarkan mereka berekspresi di bidang yang positif,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII tahun 2024 lalu di Solo, Jawa Tengah, NPCI NTT berhasil meraih 7 medali emas, 12 medali perak, dan 14 medali perunggu—sebuah capaian yang menunjukkan potensi besar dari para atlet disabilitas asal NTT.

Turnamen bertajuk Ayo Bangun NTT ini dibuka secara simbolis melalui pertandingan catur antara Wakil Gubernur Johanis Asadoma dengan atlet catur tunanetra, Semi Kila.

Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Ketua Pertuni NTT, Ketua Pertuni Kota Kupang, serta para ketua NPCI dari beberapa kabupaten. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.