Wagub Johni Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk Dukung Program MBG di Manggarai

oleh -264 Dilihat
Wakil Gubernur NTT Johni Asado meninjau SPPG Compang Dalo dan SPPG Lawir Kabupaten Manggarai. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Ruteng-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, mengajak masyarakat Kabupaten Manggarai untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong guna mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ajakan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Redong, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Jumat (5/12/2025), dalam rangka pembagian sembako bersubsidi.

Inilah kesempatan kita untuk memanfaatkan tanah-tanah kosong kita. Jangan biarkan kosong. Tanam sayur-mayur, pelihara ayam. Penjualannya akan bisa langsung diterima oleh dapur-dapur MBG,” ujar Wagub Johni di hadapan warga.

Menurutnya, program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan ibu hamil/menyusui, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pemberdayaan petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai, Wagub Johni juga meninjau langsung dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Compang Dalo dan SPPG Lawir. Kunjungan ini merupakan bagian dari pemantauan pelaksanaan program strategis nasional di wilayah tersebut.

Saat berada di SPPG Compang Dalo, Wagub Johni meninjau berbagai sarana pendukung dan kesiapan tenaga kerja dalam memenuhi target pelayanan. Kepada para karyawan, ia memberikan pesan agar melayani dengan penuh keikhlasan.

Selamat, semuanya. Layanilah dengan tulus,” pesan Wagub Johni.

SPPG Compang Dalo melayani sebanyak 2.331 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. Rinciannya yakni 515 siswa SMPN 7 Cumbi, 251 siswa SDK Wae Mbeleng, 409 siswa SDI Sama, 279 siswa SDK Benteng Wake, 53 anak SPS Salidin, 37 anak PAUD Immaculata, 388 siswa SMP St. Claus, 305 siswa SMA St. Claus, 50 anak KB Flamboyan, 28 anak KB Compang Lait, serta 16 anak TPA Fransiskus.

Sebelumnya, Wagub Johni juga mengunjungi SPPG Lawir yang dikelola oleh Yayasan Prima Karya Mandiri di Kelurahan Lawir, Kecamatan Langker Rembong. Berdasarkan keterangan Riki Suhardi, salah satu staf SPPG Lawir, jumlah penerima manfaat di wilayah Kota Ruteng mencapai 2.673 orang. Di tingkat TK terdapat sekitar 250 penerima manfaat, tingkat SD sekitar 800 orang, dan penerima terbanyak berada di SMA Negeri 1 Ruteng dengan jumlah mencapai 1.581 siswa.

Setiap SPPG di Manggarai mempekerjakan 50 tenaga kerja, terdiri dari tiga orang staf dari Badan Gizi Nasional dan 47 orang relawan.

Program MBG sendiri merupakan program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia unggul dengan mengatasi persoalan gizi buruk, stunting, dan malnutrisi, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil/menyusui. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan aktif petani, nelayan, dan UMKM.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Wagub Johni optimistis Program MBG di Manggarai dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.