Wagub NTT Buka Festival Funo Mofa dan Luncurkan Kampung Warna-Warni di Pulau Ternate

oleh -743 Dilihat
Wagub Tinjau Para Penenun di Pulau Ternate Kabupaten Alor. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kalabahi-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma bersama Ibu Vera Asadoma menghadiri dan membuka secara resmi Festival Funo Mofa sekaligus meluncurkan Kampung Warna-Warni di Pulau Ternate, Kampung Uma Pura, Desa Ternate, Kecamatan Alor Barat Laut pada Sabtu (21/6/2025).

Turut hadir dalam acara ini Bupati Alor Iskandar Lakamau, Wakil Bupati Rocky Winaryo, unsur Forkopimda Alor, Ketua TP-PKK Alor, pimpinan perangkat daerah dari provinsi dan kabupaten, serta masyarakat Pulau Ternate yang menyambut hangat kehadiran rombongan Wagub.

Setibanya di Pulau Ternate, Wagub Johni Asadoma disambut secara adat oleh tetua adat dengan pengalungan selendang dan pemakaian sarung tenun khas Ternate. Ia juga ikut dalam ritual adat Funo Mofa sebelum membuka festival secara resmi.

Tenun Ikat, Identitas Budaya dan Kecerdasan Leluhur

Festival Funo Mofa merupakan perayaan budaya tenun ikat khas Pulau Ternate yang menampilkan karya-karya tenun adat serta demo proses pembuatannya menggunakan pewarna alami dari alam sekitar.

Dalam sambutannya, Wagub Johni menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival ini yang menurutnya bukan hanya merawat warisan budaya, tetapi juga memperkuat identitas dan memperkuat hubungan sosial masyarakat.

“Tenun ikat bukan sekadar seni, tapi kecerdasan intelektual leluhur kita. Ini adalah identitas kita. Festival ini mengajarkan bagaimana kita merawat warisan dan kebiasaan hidup leluhur secara turun-temurun,” ujarnya.

Wagub Johni juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, terutama keindahan laut dan pantai Pulau Ternate yang menjadi daya tarik wisata. Ia membagikan pengalamannya saat berbincang dengan wisatawan asing yang memuji keindahan alam Alor.

“Karunia ini harus kita jaga. Jangan rusak laut dengan bom ikan. Jaga keramahan, kejujuran, dan ketulusan agar wisatawan terkesan dan membawa cerita indah tentang kita ke luar sana,” tegas Johni.

BACA JUGA:  Silaturahmi di Bali, Wagub NTT Ajak Diaspora Jaga Nama Baik Daerah dan Keharmonisan

Warisan Budaya untuk Anak Cucu

Bupati Alor, Iskandar Lakamau dalam sambutannya menyampaikan bahwa tenun ikat adalah warisan budaya yang memuat nilai dan identitas masyarakat setempat, serta menjadi penggerak ekonomi dan daya tarik wisata.

“Ketika para ibu menenun dan menuangkan ide dalam helai benang, itu adalah karya luar biasa. Ini identitas kita yang harus kita wariskan dan dukung untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi lokal,” kata Iskandar.

Setelah membuka festival, Wagub Johni meninjau demo menenun oleh anak-anak Pulau Ternate, mengunjungi stan UMKM, dan turut membeli beberapa kain tenun khas Ternate sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal.

Festival Funo Mofa dan peluncuran Kampung Warna-Warni menjadi simbol semangat pelestarian budaya dan alam, sekaligus upaya mengangkat potensi pariwisata Pulau Ternate ke panggung yang lebih luas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.