Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan akan segera mengganti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik. Keputusan ini diambil menyusul hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan beberapa waktu lalu serta rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Kupang Tahun 2024.
Dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (14/5/25), dr. Christian Widodo menegaskan bahwa proses pergantian direktur rumah sakit akan dilakukan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Nanti semua berproses sesuai mekanisme. Kalau mau ganti, kan harus buat prosesnya, harus ada tim panselnya, uji kompetensi, dan lainnya. Pokoknya semua harus sesuai mekanisme,” ujarnya.
Sebelumnya, Pansus DPRD Kota Kupang melalui Wakil Ketua Pansus, Randy Daud, telah merekomendasikan pergantian Direktur RSUD S.K. Lerik kepada Wali Kota. Rekomendasi tersebut disampaikan setelah tim Pansus melakukan uji petik di RSUD S.K. Lerik pada Rabu (7/5/25).
Menurut Randy Daud, kondisi manajemen dan pelayanan di RSUD S.K. Lerik saat ini sangat memprihatinkan. Ia mencontohkan situasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang sepi pasien serta terbatasnya jam pelayanan di beberapa poli yang hanya buka hingga pukul 10.00 WITA.
“Seperti saat Wali dan Wakil Wali Kota sidak, tadi kita lihat di IGD saja tidak ada pasien, hanya ada satu pasien rawat inap yang saya lihat tadi,” kata Randy.
Ia menegaskan bahwa Pansus DPRD akan tetap merekomendasikan pergantian direktur beserta jajaran manajemen RSUD demi pembenahan pelayanan dan peningkatan kualitas rumah sakit milik Pemerintah Kota Kupang tersebut.
“Ya harus diganti (direktur), manajemen juga harus diganti,” tegasnya.
Langkah Wali Kota Kupang ini diharapkan dapat membawa perbaikan signifikan bagi RSUD S.K. Lerik agar mampu bersaing dengan rumah sakit lain di Kota Kupang dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ***





