Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara Berbagi Kasih Bersama Pemuda Rock Liliba yang digelar di PAUD Akasia, Kelurahan Liliba pada Sabtu (8/3/25). Kedatangannya disambut hangat oleh masyarakat setempat. Acara ini mengusung tema “Susah Senang Ketong Sama-sama”, mencerminkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial dalam membangun kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Anggota DPRD Provinsi NTT dari Dapil Sumba yakni Stefanus Come Rihi, Pendeta Jemaat Emaus Liliba Pdt. Jeni Tameno, Lurah Liliba Victor Makoni, Ketua Pemuda Gang Rock Liliba Bili Nope, Ketua LPM Kelurahan Liliba Drs. Apolo Markus, Ketua Karang Taruna Simin Sede, serta perwakilan TNI-Polri dan para Ketua RT se-Kelurahan Liliba.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang mengapresiasi inisiatif Pemuda Gang Rock Liliba dalam menyelenggarakan acara ini. Ia mengibaratkan peran pemuda seperti kapal yang harus berani menghadapi tantangan di lautan luas.
“Kalian anak muda harus mampu berkarya dan bermanfaat bagi orang lain, dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar. Kita semua yang hadir di sini bukan untuk berdiam diri, tetapi untuk berlayar menghadapi tantangan bersama demi mewujudkan Kupang yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi dalam menjalankan program-program kepemudaan. Menurutnya, tanpa komitmen, pekerjaan tidak bisa dimulai, dan tanpa konsistensi, pekerjaan tidak akan selesai dengan baik.
Dalam kesempatan itu, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk lebih responsif dan komunikatif dalam melayani masyarakat. Ia meminta warga untuk melaporkan jika ada pelayanan publik yang berbelit-belit.
“Memerintah adalah melayani—to govern is to serve—itulah yang harus menjadi pegangan kita. Pelayanan publik harus cepat dan berorientasi pada kebutuhan warga,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota mengajak masyarakat Kelurahan Liliba untuk aktif dalam program kebersihan lingkungan. Ia mengungkapkan rencana pengadaan armada sampah berupa motor listrik atau truk sampah guna menjaga kebersihan kota.
“Sampah rumah tangga harus dipilah sesuai jenisnya. Sekarang, sampah bisa ditukar dan menghasilkan uang. Jadi, mari kita mulai memilah sampah demi menjaga kebersihan Kota Kupang. Jika ingin bergerak cepat, bergeraklah sendiri. Tetapi jika ingin bergerak jauh, bergeraklah bersama,” katanya.
Di akhir acara, Wali Kota menyerahkan bantuan kasih secara simbolis kepada salah satu perwakilan warga Liliba. Ia berharap bantuan ini dilihat bukan dari jumlahnya, tetapi dari ketulusan yang menyertainya.
Acara Berbagi Kasih ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk saling peduli dan berbagi dengan sesama. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk mempererat solidaritas sosial di Kota Kupang.***





