Wali Kota Kupang Tinjau Lokasi Kebakaran di Kampung Nelayan, Tawarkan Rumah Jabatan Sebagai Penampungan Sementara

oleh -3259 Dilihat
Wali Kota Kupang Tinjau Lokasi Kebakaran di Kampung Nelayan Oesapa. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang melanda kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Oesapa, Rabu (23/7/25) siang sekitar pukul 13.00 WITA. Peristiwa nahas tersebut menghanguskan sedikitnya 15 rumah dan berdampak pada 20 Kepala Keluarga (KK).

Meski memiliki agenda padat, Wali Kota turun langsung ke lokasi kejadian pada malam harinya bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ikhsan Darwis.

“Kita bawa sendiri bantuannya dan langsung serahkan kepada warga yang terkena musibah,” ujar dr. Christian Widodo.

Adapun bantuan yang disalurkan antara lain kebutuhan dasar seperti selimut, beras, minyak goreng, mie instan, peralatan tidur, perlengkapan dapur, serta alat makan dan minum. Pemerintah Kota Kupang memastikan seluruh kebutuhan mendesak warga akan ditangani secepatnya.

Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah harus menjadi garda terdepan dalam setiap situasi darurat yang menimpa warganya.

“Saya ingin Pemerintah Kota Kupang itu responsif, cepat, tanggap, dan hadir duluan,” tegasnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu orang warga mengalami luka melepuh ringan. Wali Kota memastikan korban telah mendapat penanganan medis di puskesmas setempat.

“Tadi saya sudah lihat dan minta langsung dibawa ke Puskesmas. Hanya butuh perawatan ringan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menawarkan Rumah Jabatan Wali Kota sebagai tempat tinggal sementara bagi warga yang belum memiliki penampungan.

“Kalau belum ada tempat tinggal sementara, Rumah Jabatan terbuka untuk digunakan. Di sana ada mess yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Tegaskan Seleksi Pejabat Pertimbangkan Kinerja dan Loyalitas, Bukan Sekadar Akademik

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kupang, Ricko Umar, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi untuk mengakomodasi tawaran tersebut.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota tadi, nanti kami koordinasikan kembali. Apabila ada warga yang bersedia dievakuasi ke sana, akan kami bantu,” ujarnya.

Ricko juga menjelaskan bahwa penanganan prioritas saat ini difokuskan kepada kelompok rentan, seperti balita, anak-anak, perempuan, dan lansia.

“Menurut data yang kami terima, hanya ada satu lansia dan sudah dipindahkan ke rumah keluarganya. Selebihnya, balita, anak-anak, dan perempuan sudah diungsikan ke rumah keluarga yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian,” terangnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Informasi awal menyebutkan bahwa api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah warga.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen akan terus mendampingi warga terdampak hingga kondisi kembali normal dan seluruh kebutuhan dasar mereka terpenuhi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.