DPRD NTT Minta Pramuka Kemas Kegiatan Lebih Menarik untuk Rebut Minat Generasi Muda

oleh -118 Dilihat
Komisi V DPRD NTT Gelar RDP dengan Kwarda Pramuka NTT pada Senin, 20 April 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kasimirus Kolo, menegaskan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam kegiatan kepramukaan agar kembali diminati oleh generasi muda.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter kebangsaan, namun saat ini mulai kehilangan daya tarik di kalangan pelajar.

“Kita semua sepakat bahwa Pramuka punya peran besar dalam pembinaan karakter kebangsaan. Tetapi harus diakui, minat anak-anak muda sekarang sudah mulai berkurang. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Kasimirus dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka NTT pada Senin (20/4/2026).

Ia menilai, kegiatan Pramuka perlu dikemas secara lebih inovatif dan kreatif agar sesuai dengan perkembangan zaman dan minat generasi muda saat ini. Pendekatan lama yang cenderung monoton dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kondisi kekinian.

“Pramuka harus tampil dengan kegiatan yang menarik, inovatif, dan kreatif. Kalau tidak, sulit bersaing dengan berbagai aktivitas lain yang lebih diminati anak muda sekarang,” tegas Politisi Partai NasDem NTT ini.

Kasimirus juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi Pramuka, terutama dalam hal dukungan anggaran. Ia mengingatkan agar alokasi anggaran untuk kegiatan pembinaan karakter, termasuk Pramuka, tidak dipandang sebelah mata.

“Kita butuh pendidikan karakter yang kuat. Pramuka bisa masuk di ruang itu. Tapi harus didukung dengan anggaran yang memadai dan program yang jelas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Pramuka NTT, Simon Petrus Manuk, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan, termasuk dengan menyiapkan berbagai agenda tingkat nasional.

Beberapa kegiatan yang akan diikuti antara lain Raimuna Nasional, Kemah Bela Negara, serta perkemahan moderasi beragama yang melibatkan lintas agama di NTT. Selain itu, Pramuka NTT juga mencatat prestasi di tingkat nasional, seperti juara 1 putri dari Timor Tengah Utara dan juara putra dari Lembata pada ajang sebelumnya.

BACA JUGA:  DPRD NTT Desak Polda Usut Tuntas Proyek Rumah Seroja di Malaka

Piter Manuk mengakui, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan anggaran. Untuk itu, pihaknya melakukan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk rencana pelantikan pengurus yang akan dibuat lebih sederhana.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan program, meski dengan keterbatasan. Kami juga berharap dukungan dari pemerintah dan DPRD agar kegiatan Pramuka bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi melalui kegiatan Pramuka, khususnya di NTT yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama tertinggi di Indonesia.

RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi V DPRD NTT, Muhamad Supriyadi Pua Rake, didampingi Wakil Ketua Winston Rondo, Agustinus Nahak, serta Sekretaris Komisi V Inosensius Fredy Mui bersama anggota Komisi V lainnya.

Dengan berbagai tantangan yang ada, baik dari sisi minat generasi muda maupun keterbatasan anggaran, DPRD NTT dan Kwarda Pramuka sepakat bahwa pembenahan dan inovasi menjadi kunci agar Gerakan Pramuka tetap relevan dan berkontribusi dalam pembangunan karakter generasi muda di daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.