Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melantik dua pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kota Kupang dalam sebuah upacara pelantikan yang berlangsung di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (1/7/25). Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, perwakilan Forkopimda, Pj. Sekda, para staf ahli, asisten sekda, kepala perangkat daerah, camat, serta pimpinan RSUD SK Lerik dan Perumda Kota Kupang.
Dua pejabat yang dilantik adalah Hubertus Mani, yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pajak dan Retribusi Daerah pada Badan Pendapatan Kota Kupang, serta Indah Khristin Dethan, yang dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kota Kupang.
Reformasi Birokrasi Bukan Sekadar Mutasi
Dalam sambutannya, Wali Kota Christian menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya soal rotasi atau promosi jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan benar-benar melayani masyarakat.
“Memerintah adalah melayani. Reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan memutar jabatan, tapi juga harus memastikan hak ASN terpenuhi dan sistem pemerintahan berjalan akuntabel,” tegasnya.
Ia mencontohkan beberapa langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kupang dalam rangka reformasi birokrasi, antara lain pembayaran TPP yang tepat waktu, penambahan insentif bagi petugas kebersihan dan kader posyandu, serta pengangkatan PPPK. Semua ini, kata Wali Kota, merupakan hasil advokasi langsungnya ke pemerintah pusat.
“Saya kejar langsung ke kementerian, agar hak-hak ASN kita tidak tertunda. Itu semua tidak terjadi begitu saja,” ungkapnya.
Disiplin, Transparansi, dan Keadilan
Wali Kota juga menekankan pentingnya disiplin dalam pengisian aplikasi e-kinerja (e-Kin), dan memastikan tidak ada ketidakadilan dalam proses persetujuan oleh pimpinan perangkat daerah. Ia menegaskan akan menindak tegas praktik penilaian yang dipengaruhi oleh faktor subjektif.
“Saya tidak ingin ada raja kecil di OPD. Penilaian kinerja harus fair. Tidak boleh suka atau tidak suka mempengaruhi,” ujarnya.
Terkait mutasi dan promosi jabatan yang lebih luas, Wali Kota menyebutkan bahwa saat ini sejumlah proses masih menunggu persetujuan teknis (pertek) dari Kementerian Dalam Negeri. Ia menargetkan jika seluruh perizinan selesai dalam waktu dekat, maka perombakan birokrasi lanjutan akan dilakukan sebelum masa enam bulan kepemimpinannya berakhir pada Agustus.
Tegas dan Fokus pada Hasil Kerja
Dalam arahannya, Wali Kota juga mengingatkan seluruh pejabat untuk tidak mengabaikan instruksi pimpinan. Ia meminta agar setiap penugasan dilaporkan kembali dengan hasil yang jelas.
“Kalau saya kasih tugas, tolong lapor balik. Jangan cuma dicatat lalu dilupakan. Saya bisa pura-pura lupa, tapi saya ingat. Kinerja itu dinilai, bukan dihafal,” ujarnya tegas.
Amanah dan Tanggung Jawab
Menutup sambutannya, Wali Kota Christian menekankan bahwa jabatan merupakan amanah dan bentuk kepercayaan. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dan bekerja nyata demi kemajuan Kota Kupang.
“Ini bukan waktu untuk belajar terlalu lama. Segera kerja, adaptasi, dan tunjukkan kontribusi. Kota ini butuh energi dan dedikasi kita semua,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah serius Pemerintah Kota Kupang dalam membangun sistem pemerintahan yang modern, responsif, dan berpihak kepada pelayanan publik yang berkualitas. ***






