Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Komunitas Toyota Kijang Owner (Tokijo) Timor yang tengah menginisiasi pembangunan Tugu Titik Nol Kilometer Kota Kupang secara swadaya. Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama pengurus Tokijo di ruang kerja Wali Kota pada Senin (4/8/2025).
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josephina M. G. Gheta, Plt. Kepala BKAD Jimmy Tunliu, Camat Kota Lama Mohammad Adriyanto Abdul Jalil, serta Kepala Bagian Hukum Setda Kota Kupang, Pauto Neno. Dari pihak Tokijo hadir Ketua Umum Anto Eoh, Sekretaris Umum Gunter Beo, Bendahara Umum Peter Defretes, Ketua Chapter Kupang Sonny R. Rajah, dan Bendahara Chapter Luhur Karmani.
Ketua Umum Tokijo, Anto Eoh, menjelaskan bahwa komunitasnya merupakan wadah bagi para pecinta mobil klasik Toyota Kijang yang ingin melestarikan budaya otomotif. “Kami ini pencinta oto tua yang menolak punah. Komunitas ini lahir dari semangat pelestarian budaya Kijang. Kami berharap pembangunan Titik 0 Km bisa menjadi identitas baru Kota Kupang dan mendukung sektor pariwisata,” jelasnya.
Desainer proyek, Peter Defretes, menyampaikan bahwa struktur tugu sudah berdiri dan kini memasuki tahap finishing. Proyek ini sepenuhnya dibiayai secara swadaya oleh anggota komunitas dengan estimasi kebutuhan dana sekitar Rp27 juta. “Saat ini baru terkumpul Rp12 juta, dan yang sudah terpakai Rp8 juta. Kami membangun bertahap sesuai kemampuan. Meskipun ada kekurangan dana, kami tetap berkomitmen menyelesaikannya,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang menambahkan bahwa lokasi pembangunan tugu yang berada di depan Kantor Imigrasi merupakan bagian dari kawasan cagar budaya. Pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai aturan tata ruang dan status aset negara.
Sebelumnya, Tokijo telah mengajukan proposal bantuan ke Bank NTT sejak 2023, namun belum mendapat tanggapan. Dengan adanya dukungan dari Wali Kota Kupang, diharapkan proyek ini dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2025. Jika terealisasi, Kupang akan menjadi kota ketiga di NTT yang memiliki penanda Titik Nol Kilometer, setelah Atambua dan Larantuka.
Wali Kota Christian menyambut baik inisiatif komunitas Tokijo. “Ini inisiatif yang baik. Kita tidak bisa hanya berharap bantuan, tapi harus mulai bergerak. Kalau orang melihat semangat seperti ini, pasti akan lebih mudah membantu. Saya akan bantu ajukan kembali proposal ke Bank NTT dan upayakan dana CSR agar tugu ini bisa selesai sesuai desain,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana secara transparan dan efisien, serta mengedepankan semangat gotong royong. “Kalau ada yang bisa bantu tenaga, bahan, atau keahlian, libatkan semua pihak. Prinsipnya gotong royong untuk Kota Kupang,” pungkasnya. ***






