Gubernur NTT Launching Kantor Rumah Zakat, Perkuat Kerja Kemanusiaan dan Toleransi

oleh -431 Dilihat
Gubernur NTT Launching Kantor Perwakilan Rumah Zakat Provinsi NTT pada Senin, 10 Pebruari 2025.

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melaunching Kantor Perwakilan Rumah Zakat Provinsi NTT yang berlokasi di Jalan Gunung Kelimutu Nomor 39, Kelurahan Merdeka, Kota Kupang, pada Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena mengapresiasi kehadiran Rumah Zakat sebagai mitra strategis pemerintah dalam membantu sesama melalui kerja-kerja kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa urusan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun masyarakat.

“Kehadiran Rumah Zakat menegaskan bahwa urusan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama. Rumah Zakat juga memberi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi dan saling melayani,” ungkap Gubernur Melki.

Gubernur Melki menambahkan bahwa keberadaan Rumah Zakat di NTT menjadi simbol persatuan dalam keberagaman. Menurutnya, perbedaan latar belakang justru menjadi kekuatan untuk bersatu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Rumah Zakat harus menjadi jembatan kebaikan, di mana zakat, infak, dan sedekah menjadi misi universal untuk menebar kasih sayang serta memperkuat nilai saling melayani sesama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki menilai peresmian Kantor Perwakilan Rumah Zakat NTT sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja kemanusiaan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelayanan sosial di wilayah NTT.

Ia berharap kantor yang berada di lokasi strategis tersebut dapat menjadi rumah pelayanan, rumah kepedulian, dan rumah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan anak-anak.

Selain itu, Gubernur Melki juga menegaskan bahwa lembaga filantropi berbasis Islam seperti Rumah Zakat turut memperkuat nilai toleransi di NTT. Ia menyebut NTT sebagai laboratorium toleransi di Indonesia, di mana masyarakat hidup saling menghormati perbedaan agama dan bekerja sama dalam berbagai urusan kemanusiaan.

BACA JUGA:  Koperasi Merah Putih Dukung Program Satu Desa Satu Produk Unggulan di NTT

“Keindahan keberagaman di NTT adalah kekuatan kita. Ini sejalan dengan nilai Pancasila yang diwariskan oleh Bung Karno sebagai dasar persatuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Marketing & Digital Fundraising Officer Rumah Zakat, Didi Sabir, menyampaikan komitmen Rumah Zakat untuk terus mensinergikan program-programnya dengan agenda strategis pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Kami sudah hadir di NTT sejak tahun 2016. Rumah Zakat adalah lembaga amil zakat berizin nasional dari Kementerian Agama dan tahun ini kami mendapatkan perpanjangan izin untuk lima tahun ke depan,” jelas Didi.

Dia menambahkan bahwa Rumah Zakat bergerak di berbagai sektor, seperti pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, lingkungan, kebencanaan, dan kemanusiaan. Di NTT, Rumah Zakat telah melaksanakan sejumlah program, termasuk pemberian beasiswa bagi anak-anak di Pulau Sabu serta bantuan bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTT, Ismail Kasim, mengajak Rumah Zakat untuk terus berkoordinasi dengan Baznas dalam pelaksanaan program bantuan di lapangan.

“Baznas memiliki jaringan di 22 kabupaten/kota yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan program Rumah Zakat, terutama di wilayah terpencil. Tantangan geografis NTT membutuhkan koordinasi yang kuat agar bantuan dapat tepat sasaran,” kata Ismail.

Ismail menambahkan bahwa Baznas Provinsi NTT terus mendukung Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan masyarakat prasejahtera, serta penanganan stunting melalui berbagai program sosial. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.