Wali Kota dan Wawali Kupang Pimpin Evaluasi Perdana Sunday Market “Saboak Koepan”

oleh -597 Dilihat
Wali Kota Didampingi Wawali Kupang dan Penjabat Sekda Kota Kupang Rapat Evaluasi Perdana Saboak Koepan. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menggelar rapat evaluasi atas pelaksanaan perdana Sunday Market “Saboak Koepan” yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, bertempat di Ruang Rapat Utama Garuda, Kantor Wali Kota Kupang pada Rabu (25/6/25). Rapat turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Ignasius R. Lega, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan event yang mampu menarik antusiasme besar dari masyarakat. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Wakil Wali Kota dan seluruh tim pelaksana yang telah bekerja keras mengawal kegiatan tersebut.

“Sunday Market kemarin sangat berhasil. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, khususnya Kakak Wakil Wali Kota yang sudah mengawal langsung pelaksanaannya,” ujar Wali Kota.

Namun demikian, ia menyampaikan sejumlah catatan teknis sebagai bahan perbaikan, terutama dalam aspek kenyamanan dan keamanan pengunjung. Salah satu sorotan utamanya adalah penataan lapak pedagang yang dinilai mengganggu jalur pejalan kaki.

“Saya turun langsung ke lokasi pukul 12 malam untuk mengecek. Saya sudah minta agar lapak tidak ditempatkan di jalur jalan utama karena bisa membahayakan, terutama anak-anak,” tegasnya.

Wali Kota juga mengusulkan optimalisasi zona dengan mengalihfungsikan area bekas lomba burung berkicau menjadi zona khusus kuliner bergaya food court. Lapak makanan nantinya ditata mengelilingi area tengah yang dilengkapi meja dan kursi, agar pengunjung bisa menikmati makanan lebih nyaman tanpa bercampur dengan zona produk kerajinan.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas pendukung seperti penerangan taman, penggantian lampu yang padam, penggunaan lampu hemat energi, serta penguatan sistem keamanan di area parkir melalui koordinasi Satpol PP dan kepolisian.

Lebih lanjut, dr. Christian menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari pengembangan kawasan Taman Nostalgia sebagai ruang publik aktif melalui konsep car-free night setiap akhir pekan.

“Taman Nostalgia akan terus dikembangkan sebagai ruang publik yang hidup, aman, dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, dalam arahannya menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan kolaborasi lintas sektor yang mendukung suksesnya event perdana Saboak Koepan. Ia menilai antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi indikator bahwa program ini tepat sasaran.

Serena juga mengapresiasi layanan publik dari Dinas PMPTSP dan Bapenda Kota Kupang yang hadir di lokasi acara. Dalam dua hari kegiatan, Bapenda berhasil mengumpulkan lebih dari Rp3 juta dari pembayaran PBB P2, sedangkan pelayanan pengurusan NIB dinilai sangat membantu legalitas pelaku UMKM.

Untuk memperluas partisipasi pelaku usaha, ia mengusulkan pembuatan video tutorial pendaftaran sebagai panduan teknis bagi UMKM yang belum terbiasa dengan sistem daring.

Ia turut mencermati tren penjualan selama kegiatan berlangsung, di mana produk makanan lebih diminati pada sore hari, sedangkan produk non-konsumsi seperti tenun lebih laris di malam hari. Oleh karena itu, ia mendorong pelaku usaha kuliner untuk memperbanyak stok dan menambah variasi produk, seperti makanan berat, kopi, es krim, hingga produk kecantikan dan nail art.

Aspek estetika booth juga mendapat perhatian, dengan usulan penggunaan alas meja berbahan kain tenun sebagai bentuk penguatan identitas lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Serena juga menyampaikan bahwa sejumlah sponsor mulai menunjukkan minat mendukung kegiatan ini. Pemkot Kupang akan menyiapkan skema kerja sama CSR yang saling menguntungkan bagi semua pihak.

Untuk memperkuat daya tarik acara, ia mendorong perencanaan konten tematik bulanan yang selaras dengan momen hari besar keagamaan dan nasional. Isu kebersihan juga tak luput dari perhatian, dengan penekanan pada kewajiban booth menyediakan tempat sampah serta penggunaan waste bin tiga warna sebagai bagian dari edukasi pemilahan sampah.

BACA JUGA:  HUT ke-139 Kota Kupang dan Hari Otonomi Daerah: Wali Kota Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dan Jiwa Melayani

Menutup arahannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama anak muda dan komunitas seni, untuk terlibat aktif dalam Saboak Koepan.

“Silakan tampil mau menyanyi, bermain musik, stand-up comedy. Nanti kita siapkan link pendaftaran untuk para talent,” ajaknya.

Program Sunday Market “Saboak Koepan” dirancang menjadi agenda mingguan setiap akhir pekan di Taman Nostalgia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Kupang dalam menghidupkan ruang publik, memperkuat peran UMKM, serta membangun ekosistem kota yang kreatif, inklusif, dan berdaya saing. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.