DPRD NTT Dorong Pemerataan Elektrifikasi Hingga ke Desa Terpencil

oleh -1733 Dilihat
Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB, Ana Waha Kolin. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ana Waha Kolin, menegaskan bahwa pencapaian target elektrifikasi 100 persen di NTT sangat bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana penunjang. Saat ini, tingkat elektrifikasi di NTT baru mencapai 89,1 persen.

“Yang menjadi soal sekarang adalah sarana prasarana menuju desa atau dusun yang mau dibangun. Tanpa itu, listrik sulit masuk,” ujar Ana di Kupang kepada wartawan pada Senin,11 Agustus 2025

Ia mencontohkan kondisi di Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor, yang menurutnya masih sangat tertinggal dalam aspek infrastruktur dasar. “Waktu saya reses di sana, air, jalan, dan listrik (AJAL) belum tersentuh sama sekali. Bahkan sinyal Telkomsel yang mereka dapatkan berasal dari negara tetangga, Timor Leste,” ungkapnya.

Ana menambahkan, dari sisi penyediaan jaringan listrik, PLN maupun Dinas ESDM Provinsi NTT siap mendukung. Namun, akses menuju lokasi pembangunan menjadi kendala utama.

“Kami di DPRD NTT siap mendorong percepatan, apalagi sebentar lagi ada pertemuan dengan Balai Jalan. Kita akan padukan dan bicarakan soal sarana prasarana desa yang menunjang elektrifikasi listrik di NTT,” tegasnya.

Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, dan jaringan air bersih akan menjadi kunci pemerataan listrik di seluruh wilayah NTT, termasuk daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh pembangunan. ***

BACA JUGA:  LLDIKTI Wilayah XV NTT Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi dan Dorong Lonjakan Guru Besar serta Akses Beasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.