Bank NTT Punya Kapten Baru: Charlie Paulus Targetkan Laba Rp260 Miliar dan Dorong Inklusi Keuangan

oleh -520 Dilihat
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Direktur Utama Bank NTT yang baru dilantik, Charlie Paulus, resmi memulai masa kepemimpinannya dengan membawa visi besar untuk memperkuat kinerja, tata kelola, dan peran Bank NTT sebagai penggerak ekonomi produktif di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelantikan jajaran Direksi dan Komisaris Utama Bank NTT periode 2025-2030 berlangsung di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT pada Kamis, 13 November 2025.

Usai pelantikan, Charlie membeberkan tiga pesan penting dari Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTT sekaligus Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Pesan pertama adalah melakukan perbaikan tata kelola di internal Bank NTT untuk memastikan lembaga ini semakin sehat, terpercaya, dan profesional.

“Pesan pertama dari Bapak Gubernur adalah harus membuat perbaikan tata kelola dalam Bank NTT,” ujar Charlie.

Pesan kedua, lanjutnya, adalah menjaga fokus Bank NTT dalam membantu pembangunan ekonomi daerah, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut Charlie, sektor-sektor ini harus menjadi prioritas pembiayaan agar perekonomian NTT tumbuh lebih kuat dan merata.

“Bank NTT harus fokus membantu daerah membangun ekonominya, terutama sektor pertanian, perikanan, dan UMKM,” tegasnya.

Pesan ketiga menyangkut citra Bank NTT. Gubernur meminta agar seluruh jajaran Bank NTT menjaga reputasi lembaga keuangan ini sebagai bank yang bersih, profesional, dan bebas dari persoalan hukum.

“Beliau berharap Bank NTT itu citranya harus baik, kesannya bagus. Jangan sampai setiap hari pegawai Bank NTT ditangkap oleh jaksa,” tegas Charlie.

Dorong Kredit Produktif dan Pembiayaan UMKM

Charlie Paulus menegaskan bahwa masa kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan kredit produktif yang selama ini porsi­nya masih lebih rendah dibanding kredit konsumtif. Ia menilai penguatan kredit komersial sangat penting untuk menumbuhkan ekonomi daerah.

BACA JUGA:  GMIT Horeb Perumnas Jadi Percontohan Ketahanan Pangan Berbasis Rumah Ibadah di Kota Kupang

“Sekarang kredit konsumsi kita tinggi sekali, sementara kredit komersial masih rendah. Kami akan dorong kredit produktif agar ekonomi daerah tumbuh lebih kuat,” kata Charlie.

Sebagai langkah awal, ia memastikan akan bekerja sama secara intensif dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengidentifikasi sektor usaha potensial yang perlu didukung pembiayaannya.

“Saya akan keliling ke setiap kabupaten. Kepala cabang Bank NTT di daerah harus bekerja sama dengan para bupati untuk identifikasi potensi usaha yang bisa dikembangkan,” tegasnya.

Program Woman Entrepreneur

Dalam gebrakan inovatifnya, Charlie meluncurkan program “Woman Entrepreneur”, sebuah skema pembiayaan khusus yang menyasar perempuan pengusaha di sektor kuliner, kerajinan, hingga pariwisata.

“Banyak industri pendukung pariwisata dikerjakan oleh perempuan. Kami ingin bantu mereka tumbuh. Bahkan pengalaman menunjukkan kredit macet perempuan justru lebih kecil dibanding laki-laki,” ungkapnya.

Target Laba dan Transformasi

Di bawah kepemimpinan Charlie Paulus, Bank NTT menargetkan laba bersih sebesar Rp260 miliar pada tahun 2026, naik sekitar 28 persen dari proyeksi tahun ini. Target tersebut sejalan dengan agenda pembenahan tata kelola, peningkatan literasi keuangan, dan pengembangan produk perbankan yang inklusif.

“Kami ingin Bank NTT bukan hanya sehat dan profit, tapi juga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan Pemda,” ujarnya.

Charlie juga menegaskan bahwa pulangnya ia ke NTT adalah panggilan untuk turut membangun daerah melalui Bank NTT.
“Dari dulu banyak teman bilang, ayo pulang bangun NTT lewat Bank NTT. Sekarang waktunya. Saya ingin membantu rakyat lewat lembaga ini,” tutupnya.

Dengan visi baru dan semangat kolaboratif, Charlie Paulus bertekad menjadikan Bank NTT sebagai bank daerah pelopor inklusi keuangan serta pendorong utama pertumbuhan ekonomi produktif di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.