Bobby Pitoby Akhiri Kepemimpinan di REI NTT Setelah 9 Tahun, Tiga Nama Calon Ketua Baru Muncul

oleh -708 Dilihat
Ketua DPD REI NTT Pose Bersama Ketua Umum DPP REI di Acara Musda REI NTT di Hotel Harper Kupang. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Pitoby, resmi mengakhiri masa jabatannya setelah memimpin organisasi tersebut selama sembilan tahun sejak 2016. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akhirnya terlaksana pada tahun 2025 ini yang semestinya digelar pada 2023.

Bobby menegaskan bahwa masa kepemimpinannya telah selesai dan saatnya untuk regenerasi.

“Saya memimpin REI NTT sejak tahun 2016 lalu dan wajib diganti. Jadi sudah sembilan tahun menjabat sebagai Ketua DPD REI NTT,” ujar Bobby dalam sambutannya di pembukaan acara Musda REI NTT di Hotel Harper Kupang pada Rabu, 30 Juli 2025.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota REI NTT yang telah mendukungnya selama masa kepemimpinan.

Selain Bobby, jabatan Sekretaris dan Bendahara DPD REI NTT juga mengalami pergantian setelah dipegang selama 15 tahun—menjadikannya yang terlama menjabat di posisi tersebut secara nasional. “Kami sudah expayer,” kata Bobby, sambil tersenyum.

Pertumbuhan keanggotaan REI NTT selama periode Bobby menunjukkan lonjakan signifikan. “Tahun 2016 hanya beranggotakan 17 perusahaan. Sekarang sudah 104 perusahaan,” ungkapnya. Dari jumlah itu, 53 perusahaan memiliki hak suara dalam pemilihan ketua umum baru DPD REI NTT.

Dalam forum Musda tersebut, Bobby juga memperkenalkan tiga nama calon Ketua DPD REI NTT yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, yakni Fritz Jeri Besie, Rudy Berelaku, dan Chandra Santosa.

“Kami dari DPD REI NTT sangat berterima kasih kepada DPP REI atas dukungan dan arahan selama ini,” lanjutnya.

Ia juga melaporkan bahwa dari 22 kabupaten/kota di NTT, sebanyak 19 daerah telah membentuk keanggotaan DPD REI, menyisakan tiga wilayah yang belum terbentuk.

BACA JUGA:  Aski NTT Gelar Kejurda, Jadi Ajang Seleksi Menuju PON 2028

Bobby juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi sektor perumahan di NTT. “Provinsi ini menempati peringkat kedua secara nasional dalam jumlah rumah tidak layak huni, yaitu sekitar 340 ribu unit. Ini menjadi PR besar ke depan. Kami titipkan kepada ketua yang akan terpilih untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah rakyat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung minimnya keterwakilan anggota REI NTT dalam parlemen lokal jika dibandingkan dengan daerah seperti Jawa, seraya berharap DPP REI dapat terus mendukung pertumbuhan organisasi di NTT.

Musda ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, serta dua Ketua DPD REI dari provinsi lain yakni Jawa Barat dan Sumatra Utara. Turut hadir pula Ketua Kadin NTT, perwakilan perbankan, dan seluruh jajaran pengurus REI NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.