Suarantt.id, Kupang-Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, S.T., M.T., menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Wali Kota Kupang dan para Bupati se-Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Aula El Tari Kupang. Acara ini disaksikan oleh Penjabat Gubernur NTT dan dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-NTT oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT.
Usai acara, Bupati Umbu Lili, didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, Jonathan Hani, S.Kom., M.A.P., memberikan keterangan kepada media di Lobi Aula El Tari Kupang. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang mempererat hubungan antar kepala daerah serta memperbarui pemahaman tentang tata kelola pemerintahan daerah.
“Pesan dari acara ini sangat berkesan bagi kita semua, terutama dalam mempererat hubungan antara kepala daerah, baik di lingkungan NTT maupun lebih luas lagi. Di sini juga kita mendapat pembelajaran ulang, direfresh kembali terkait tata kelola pemerintahan daerah, dan saya rasa ini sangat baik untuk meningkatkan soliditas,” ujar Umbu Lili.
Fokus 100 Hari: Pelayanan Dasar dan Efisiensi Anggaran
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Umbu Lili menegaskan bahwa dalam 100 hari pertama pemerintahannya, ia akan fokus pada peningkatan pelayanan dasar, terutama di sektor kesehatan, kebersihan, dan pendidikan.
“Kami akan memastikan pelayanan dasar, terutama kesehatan dan kebersihan, menjadi prioritas utama. Selain itu, pendidikan juga menjadi perhatian penting dalam program kerja kami,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan penataan birokrasi, yang menjadi bagian dari arahan pemerintah pusat.
“Saat ini prosesnya sudah berjalan. Sekembalinya kami ke Sumba Timur, kami akan lebih detail melihat mana yang memang harus diefisiensi dan mana yang menjadi prioritas,” jelasnya.
Pesan Kedewasaan Politik dan Persatuan
Menanggapi dinamika politik pasca-pemilihan, Umbu Lili menegaskan perlunya kedewasaan politik demi kepentingan bersama. Ia mencontohkan kehadiran mantan bupati dalam acara sertijab sebagai bentuk kedewasaan politik yang harus dicontoh oleh semua pihak.
“Saya rasa kita perlu membangun kedewasaan politik. Tadi, mantan bupati juga hadir, ini contoh yang baik bahwa kita bisa bersama-sama melihat kepentingan yang lebih besar untuk daerah,” tegasnya.
Sebagai pesan bagi masyarakat Sumba Timur, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bersama-sama membangun daerah, tanpa lagi terpecah oleh perbedaan politik.
“Mari kita sama-sama bergerak maju. Pilihan politik sudah selesai, kami sudah dilantik, dan kami adalah pemimpin untuk seluruh masyarakat, baik yang memilih kami maupun yang tidak,” pungkasnya.
Dengan komitmen yang kuat terhadap pelayanan publik dan efisiensi pemerintahan, Bupati Sumba Timur berharap dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat di daerahnya. ***





