Dari UMKM hingga Seni Budaya, Taman Nostalgia Jadi Ruang Hidup ‘Ketong Baku Sayang’

oleh -118 Dilihat
Wawali Kupang Didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang Pose Bersama Pimpinan PT. Jasindo. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Suasana Taman Nostalgia, Kota Kupang, Sabtu (2/5/2026) malam, tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hingga malam, ruang publik yang kini menjadi ikon kebangkitan aktivitas warga itu dipenuhi gelak tawa, semangat kebersamaan, serta denyut ekonomi rakyat yang hidup. Di tempat ini, nilai “Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang” tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar terasa dalam setiap sudut kegiatan PEKEN JASINDO.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, yang hadir dan memberikan sambutan, menegaskan bahwa tema tersebut mencerminkan jati diri masyarakat Kota Kupang. Menurutnya, kekuatan sebuah kota tidak hanya dibangun dari infrastruktur, tetapi dari rasa saling memiliki dan kepedulian antarwarga.

“Semangat Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang adalah napas kehidupan masyarakat Kupang. Dari sinilah kekuatan itu lahir dari persatuan dan kepedulian,” ungkapnya.

Momentum kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional itu juga menjadi refleksi bahwa proses belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas. Di Taman Nostalgia, masyarakat belajar tentang kebersamaan, ekonomi, kesehatan, hingga pelestarian budaya dalam satu ruang yang sama.

Sejak pagi, berbagai aktivitas digelar. Deretan tenda UMKM menawarkan aneka produk lokal, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan. Di sisi lain, anak-anak dan remaja terlibat dalam permainan tradisional, sementara generasi muda unjuk bakat dalam turnamen basket dan pertunjukan seni. Talkshow bisnis, literasi asuransi, hingga edukasi kesehatan dan pencegahan stunting turut melengkapi kegiatan tersebut.

Memasuki malam hari, suasana semakin semarak dengan penampilan band, tarian tradisional, paduan suara, dan berbagai atraksi seni budaya yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat. Taman Nostalgia pun berubah menjadi panggung besar tempat warga Kupang merayakan identitas dan kebersamaan mereka.

BACA JUGA:  Kasus Bejat Eks Kapolres Ngada Divonis 19 Tahun dan Denda Rp6 Miliar

Bagi Pemerintah Kota Kupang, kegiatan seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi ruang strategis untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Serena menilai, kehadiran PEKEN JASINDO memberi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing.

Dia juga menyinggung keberhasilan program SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang telah menghidupkan kembali kawasan Taman Nostalgia. Sejak diluncurkan pada Juni 2025, program tersebut berhasil melibatkan ratusan UMKM dengan perputaran ekonomi mencapai miliaran rupiah.

“Dulu kawasan ini kurang produktif, sekarang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang hidup. Anak muda punya tempat berekspresi, keluarga punya ruang untuk menikmati waktu bersama,” ujarnya.

Kini, Taman Nostalgia tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga simbol kolaborasi yang berhasil. Dari sinilah lahir optimisme bahwa ketika masyarakat diberi ruang dan kepercayaan, mereka mampu menciptakan perubahan yang nyata.
Semangat tersebut kembali diperluas melalui PEKEN JASINDO. Selain bazaar UMKM, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai layanan publik seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, hingga layanan pembayaran pajak.

Pimpinan Cabang PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Kupang, Jerry Simamora, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk tidak hanya berbelanja, tetapi juga belajar dan berinteraksi.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mereka berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Tak hanya itu, PEKEN JASINDO juga diisi dengan berbagai program sosial, seperti workshop bagi penyandang disabilitas, layanan posyandu, edukasi kesehatan, hingga bantuan paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, inisiatif pasar tanpa plastik turut diperkenalkan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

BACA JUGA:  Sentuhan Hijau Lawan Stunting: Dinas Pertanian Kota Kupang Gerakkan Urban Farming Lewat Program YUMINA

Sebagai wujud nyata dukungan, PT Asuransi Jasindo juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Kota Kupang, mulai dari revitalisasi lapangan basket di Taman Nostalgia, penyediaan fasilitas bagi UMKM, hingga dukungan layanan kesehatan masyarakat.

Bagi warga Kupang, hari itu bukan sekadar agenda kegiatan, melainkan pengalaman kebersamaan yang menguatkan rasa saling memiliki. Di tengah riuhnya aktivitas, terselip pesan sederhana namun mendalam bahwa kota ini akan terus bertumbuh jika warganya saling mendukung dan menjaga satu sama lain.

Dari Taman Nostalgia, semangat “Ketong Baku Sayang” kembali hidup—menjadi energi yang menggerakkan ekonomi, mempererat persaudaraan, dan menyalakan harapan bagi masa depan Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.