DPRD NTT Apresiasi Inovasi RSUD Johannes Kupang dan Dorong Efisiensi Layanan

oleh -494 Dilihat
Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD NTT Pose Bersama Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang Beserta Jajarannya pada Rabu, 4 Pebruari 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan kerja ke RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang pada Rabu (4/2/2026), untuk meninjau pelayanan kesehatan, sarana prasarana, dan sistem pengelolaan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTT tersebut.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi V, Muhamad Sipriyadin Pua Rake, bersama Wakil Ketua Komisi, Winston Rondo, Agustinus Nahak dan anggota Kasimirus Kolo, Lili Adoe, Jimur Siena Katrina, Debora Lede, dan Muhammad Ansor. Mereka diterima langsung oleh Direktur RSUD Yohannes Kupang, dr. Stefanus D.E. Sokan, beserta jajaran manajemen rumah sakit.

Dalam pertemuan tersebut, dr. Stefanus memaparkan capaian kinerja rumah sakit selama 2024-2025. Menurutnya, indikator pelayanan RSUD Yohannes telah mencapai 101 persen, namun masih terdapat tantangan di bidang kemandirian keuangan. Beberapa pasien disebut sempat terpaksa pulang atau berutang karena khawatir tidak mampu membayar biaya layanan kesehatan.

“Kami masih membutuhkan dukungan, terutama dalam penguatan fasilitas dan kebijakan, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan tidak terkendala persoalan pembiayaan,” jelas dr. Stefanus.

Komisi V DPRD NTT menyambut baik inovasi sistem pelayanan terpadu yang diterapkan RSUD Yohannes. Ketua Komisi V, Muhamad Sipriyadin Pua Rake, menegaskan bahwa rumah sakit ini layak menjadi rujukan bagi rumah sakit daerah lain di NTT. Ia menambahkan, pihaknya akan mendorong penguatan pengelolaan RSUD Yohannes melalui kebijakan dan dukungan anggaran provinsi.

“Kami ingin RSUD Yohannes dikelola lebih mandiri sehingga pelayanan tidak terhambat oleh administrasi berlapis. Fokus utama harus tetap pada pelayanan kepada masyarakat,” tegas Muhamad Sipriyadin.

Sebelum pertemuan, rombongan Komisi V meninjau seluruh area rumah sakit, termasuk ruang pelayanan, fasilitas penunjang, hingga area parkir. Mereka juga berdialog dengan petugas keamanan dan tukang parkir untuk memastikan kenyamanan dan keteraturan lingkungan rumah sakit.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi dasar bagi perbaikan dan penguatan layanan RSUD Yohannes Kupang, sehingga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dapat terus meningkat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.