Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur Johanis Asadoma tiba di Bandara El Tari, Kupang, pada Sabtu pagi (1/3). Kedatangan mereka disambut dengan prosesi adat dan antusiasme masyarakat yang menanti di terminal kedatangan.
Gubernur Melki Laka Lena, yang tiba terlebih dahulu bersama sang istri, Ny. Mindriyati Astriningsih, menggunakan pesawat Batik Air, kemudian disusul oleh Wakil Gubernur Johni Asadoma beserta istri, Ny. Vera Christina Sirait, yang datang dengan penerbangan Citilink.
Saat menunggu kedatangan Wakil Gubernur, Gubernur Melki menyempatkan diri menemui sang ibunda tercinta yang telah menunggu di ruang kedatangan Bandara El Tari. Momen haru pun terjadi saat ia memeluk sang ibu yang duduk di kursi roda.
Penyambutan Hangat dengan Tradisi Khas NTT
Kedua pemimpin NTT yang akrab disapa Melki-Johni itu tampil dengan baju motif khas NTT. Mereka disambut dengan prosesi adat Natoni, pengalungan selendang tenun oleh porter dan petugas kebersihan bandara, serta diiringi musik dari kelompok disabilitas binaan Dinas Sosial Provinsi NTT. Tarian Cakalele juga turut menyemarakkan penyambutan tersebut.
Di pintu keluar bandara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT turut hadir menyambut kedatangan mereka.
Dari bandara, rombongan langsung menuju Kantor Gubernur NTT. Namun, sebelum memasuki kantor, Gubernur dan Wakil Gubernur memilih berjalan kaki dari Pertigaan Jalan Palapa hingga gerbang kantor. Sepanjang perjalanan, mereka disambut dengan parade drum band dari SMA di Kota Kupang serta ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membentangkan spanduk ucapan selamat datang.
Pesan dan Harapan Pemimpin Baru NTT
Sesampainya di gerbang Kantor Gubernur, Gubernur Melki Laka Lena memberikan pernyataan yang menegaskan komitmennya untuk bekerja demi kemajuan NTT.
“NTT ke depan ditentukan oleh kerja sama kita semua. Semoga Tuhan menyertai niat baik kami. Kami masuk ke Kantor Gubernur sebagai simbol kesiapan Melki-Johni untuk bekerja sebagai pelayan masyarakat Nusa Tenggara Timur selama lima tahun ke depan. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” ungkapnya.
Mereka kemudian disambut dengan sapaan adat dan tarian dari berbagai paguyuban di NTT, termasuk Paguyuban Ende, Alor, Molo Utara, dan Rote Ndao. Sebanyak 22 pelajar berpakaian adat dari masing-masing kabupaten/kota di NTT juga turut menyambut keduanya di tangga utama Kantor Gubernur.
Dalam ramah tamah yang berlangsung di Lantai 1 Kantor Gubernur, Gubernur Melki dan Wakil Gubernur Johni mengucapkan terima kasih atas sambutan meriah yang diberikan masyarakat NTT.
“Sejak tiba di bandara, saya dan Pak Johni disambut luar biasa oleh Forkopimda, OPD, dan seluruh masyarakat NTT. Terima kasih atas semua doa dan dukungannya,” ujar Gubernur Melki.
Ia juga menyinggung pengalamannya selama mengikuti Retret Kepala Daerah di Magelang selama delapan hari. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan penting yang akan menjadi bekal dalam memimpin NTT ke depan.
“Kami belajar banyak hal, dari aspek pemerintahan, hukum, hingga sosial budaya. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja nyata yang berdampak langsung pada masyarakat. Kami akan bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan mengembangkan potensi daerah,” tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma juga menegaskan komitmennya untuk bekerja demi kesejahteraan masyarakat NTT.
“Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi semangat bagi saya dan Pak Gubernur untuk bekerja sekuat tenaga demi kesejahteraan rakyat NTT. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.
Dengan semangat baru, pasangan Melki-Johni siap menjalankan tugas mereka untuk mewujudkan NTT yang lebih maju, sejahtera, sehat, cerdas, dan berkelanjutan.





