Gubernur Melki Laka Lena Soroti Tantangan Kemiskinan dan PAD dalam Diskusi Publik NasDem

oleh -506 Dilihat
Gubernur NTT Jadi Keynote Speaker di HUT ke-14 Partai NasDem. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyoroti sejumlah tantangan strategis daerah, khususnya persoalan kemiskinan dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dalam Diskusi Publik Kepemimpinan dan Pembangunan NTT yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTT. Kegiatan tersebut berlangsung di Millennium Ballroom Kupang pada Jumat (19/12/2025).

Diskusi publik ini digelar dalam rangka memaknai Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Hari Ulang Tahun ke-14 Partai NasDem, dengan mengusung tema “Kepemimpinan dan Pembangunan NTT”. Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang akademisi dan tokoh masyarakat.

Gubernur Melki Laka Lena yang hadir sekaligus sebagai keynote speaker menyampaikan apresiasi kepada DPW Partai NasDem NTT atas inisiatif membuka ruang diskusi yang konstruktif dan melibatkan pemerintah daerah dalam membahas arah pembangunan NTT ke depan.

Menurutnya, tema kepemimpinan dan pembangunan sangat relevan, terutama pada momentum peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT, sebagai ruang refleksi sekaligus proyeksi arah pembangunan daerah.

“Forum seperti ini penting untuk menyatukan gagasan, mempertemukan berbagai perspektif, dan memperkuat kolaborasi dalam membangun NTT yang lebih baik,” ujar Melki Laka Lena.

Dalam paparannya, Gubernur Melki menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus mendorong implementasi 7 Pilar Dasa Cita sebagai fondasi pembangunan daerah, dengan membuka ruang partisipasi publik yang luas, termasuk melibatkan diaspora NTT.
“Mimpi besar kami adalah mewujudkan NTT yang sehat, cerdas, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Untuk itu, suara masyarakat dan para pemangku kepentingan sangat penting,” tegasnya.

Gubernur Melki juga menyoroti isu kemiskinan yang masih menjadi tantangan utama di NTT. Selain itu, persoalan kesehatan seperti HIV/AIDS serta pentingnya menjaga kepercayaan publik di era keterbukaan informasi menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTT.

Terkait struktur ekonomi daerah, Gubernur Melki menekankan bahwa ketergantungan fiskal NTT terhadap pemerintah pusat yang masih tinggi harus diimbangi dengan penguatan PAD. Untuk itu, Pemprov NTT mendorong berbagai program strategis, seperti OVOP (One Village One Product) yang berkembang menjadi OCOP (One Community One Product) dan OSOP (One School One Product), pengembangan NTT Mart, serta pendampingan dan perluasan pasar bagi produk-produk lokal.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi NTT terus membuka ruang partisipasi publik melalui berbagai mekanisme, antara lain Meja Rakyat, koordinasi rutin dengan para kepala daerah, serta dukungan terhadap program-program nasional, termasuk pembangunan industri garam di Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.

“NTT hanya bisa maju jika kita bangun bersama. Mari kita rawat persahabatan, perkuat dialog, dan terus berkolaborasi. NTT dibangun dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI yang juga Gubernur NTT periode 2018–2023, Viktor Bungtilu Laiskodat, menekankan pentingnya riset dan penelitian dalam mendorong pembangunan daerah.

“Tidak ada daerah yang bisa maju tanpa riset yang dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, penelitian terhadap berbagai potensi di Pulau Timor, Sumba, Rote, Flores, Alor, Sabu, dan wilayah lainnya harus terus dilakukan agar NTT dapat berkembang dan bergerak maju,” ujar Viktor.

Diskusi publik ini diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan yang konstruktif dan memperkuat sinergi antara pemerintah, partai politik, akademisi, serta masyarakat dalam mendorong pembangunan Nusa Tenggara Timur yang inklusif dan berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.