Gubernur Melki Tegas: Jangan Mainkan Data Orang Miskin, ASN Harus Hadir Melayani

oleh -521 Dilihat
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Pimpin Apel Bersama ASN pada Senin, 9 Pebruari 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)


Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas oknum yang mempermainkan data orang miskin. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT pada Senin (9/2/2026) pagi.

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah NTT Flouri Rita Wuisan, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.

Dalam amanatnya, Gubernur Melki mengingatkan seluruh ASN untuk terus menjaga integritas, profesionalitas, dan disiplin dalam menjalankan tugas.

Ia menegaskan bahwa pada tahun kedua kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur, penegakan disiplin akan dilakukan secara lebih tegas.

“Sudah hampir setahun kepemimpinan saya bersama Pak Wagub. Tahun lalu mungkin masih banyak toleransi, tetapi tahun ini kita akan tegas terhadap aturan. Tanpa disiplin, kita akan sulit mencapai berbagai program yang telah direncanakan,” tegas Gubernur Melki.

Gubernur juga menyinggung perilaku negatif sejumlah oknum Diaspora NTT di luar daerah yang dinilainya harus menjadi pelajaran bersama. Ia meminta ASN yang memiliki keluarga atau kerabat yang menempuh pendidikan maupun bekerja di luar NTT untuk selalu mengingatkan agar menjaga sikap, etika, dan menghormati aturan setempat.

“Diaspora NTT di luar daerah adalah cerminan wajah orang NTT. Kalau kita jaga sikap dan perilaku yang baik, maka reputasi dan nama baik NTT juga akan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki menyoroti peristiwa meninggalnya YBR (10), siswa kelas IV SD asal Kampung Dona, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, yang menurutnya menjadi tamparan keras bagi seluruh elemen, terutama pemerintah.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Ajak Lulusan Wisuda APS Kupang Terjun Atasi Kemiskinan dan Persoalan Sosial

“Kepergian adik YBR adalah duka bagi kita semua. Ini harus menjadi introspeksi agar pemerintah benar-benar hadir, terutama dalam memastikan warga miskin terdata dan terlayani dengan baik,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh program bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan harus tepat sasaran dan tidak boleh terhambat oleh persoalan administratif maupun permainan data.

“Jangan ada oknum yang berani bermain dengan data orang miskin. Saya pastikan akan kita tindak dan hukum seberat-beratnya. Semua bantuan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa alasan apa pun,” tegasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah dan operator data untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyederhanakan mekanisme birokrasi agar tidak menyulitkan masyarakat dalam mengakses bantuan.

Selain itu, Gubernur Melki menekankan pentingnya mengaktifkan kembali pranata sosial kemasyarakatan sebagai sistem deteksi dini terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Tokoh adat, tokoh masyarakat, perangkat desa, RT/RW, dasawisma, posyandu, Babinsa, dan Babinkamtibmas harus kembali aktif. Dengan begitu, warga yang mengalami kesulitan bisa cepat terdeteksi dan segera dibantu,” jelasnya.

Menutup amanatnya, Gubernur Melki mengingatkan ASN bahwa keberhasilan visi dan misi pembangunan nasional maupun daerah sangat bergantung pada kinerja aparatur pemerintah.

“Keberhasilan Asta Cita Presiden dan Dasa Cita di daerah ini ada di tangan bapak ibu ASN. Kita harus bekerja dengan sungguh-sungguh, terutama dalam mengurus orang-orang susah di NTT, agar seluruh program yang kita rencanakan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.