Gubernur Melki : Tindak Tegas ASN Malas agar ‘Virus Malas’ Tak Menulari Lainnya

oleh -3643 Dilihat
ASN Lingkup Pemprov NTT Ikut Apel Pagi di Kantor Gubernur NTT. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Gedung Sasando – Kantor Gubernur NTT pada Senin (29/9/2025) pagi.

Apel ini diikuti 5.071 ASN dengan rincian 4.672 hadir, 232 menjalankan tugas, 126 sakit, 148 izin, 66 memasuki masa persiapan pensiun (MPP), dan 450 terlambat. Bertindak sebagai Komandan Apel yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT, Yohan A. Bunmo Loban. Turut hadir para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.

Dalam amanatnya, Gubernur Melki menekankan pentingnya disiplin dan profesionalitas ASN. “Data ASN yang terlambat dan malas per unit kerja harus selalu di-update dan dilaporkan ke saya secara rutin. Harus ditindak tegas secara berkala sesuai aturan, agar virus malas tidak menulari yang lain,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang matang agar kebijakan pemerintah dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat. Gubernur Melki mencontohkan program ret-ret ASN di Universitas Pertahanan Belu yang menuai pro-kontra. Menurutnya, program ini bertujuan memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Hal yang menurut kita sudah pas, belum tentu bagi publik. Kuncinya komunikasi publik yang tepat supaya masyarakat bisa pahami dengan baik,” ujarnya.

Terkait polemik Pergub Nomor 33 Tahun 2025 tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor kelautan dan perikanan, Gubernur Melki menegaskan pentingnya konsultasi publik sebelum implementasi kebijakan. Ia meminta Dinas Kelautan dan Perikanan segera melakukan komunikasi dan konsultasi dengan para pihak terkait agar kebijakan berjalan benar dan tidak memberatkan masyarakat.

BACA JUGA:  Klarifikasi Kades Napan Terkait Keributan di Kantor Desa

“Setiap keputusan pemerintah selalu memiliki klausul perbaikan bila ditemukan kekeliruan agar bisa diperbaiki,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki juga mengapresiasi jajaran ASN, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, serta mitra kerja atas suksesnya penyelenggaraan ajang balap sepeda internasional Tour de EnTeTe 2025. Ia menegaskan seluruh penggunaan anggaran akan dipertanggungjawabkan secara transparan sesuai mekanisme keuangan negara.

“Kita telah buktikan bahwa NTT mampu menggelar event besar bertaraf internasional. Saya juga mendapat respon positif dari berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki memaparkan capaian penting ekonomi NTT pada triwulan II tahun 2025 yang tumbuh 5,44 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12 persen. Menurutnya, sektor pertanian memiliki kontribusi signifikan dan menyentuh lebih dari 60 persen masyarakat NTT.

Gubernur juga mengapresiasi suksesnya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Piala Gubernur Tinju di Alor sebagai bukti konsistensi pembangunan bidang olahraga di NTT.

Mengakhiri amanatnya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan profesionalitas ASN, komunikasi publik yang baik, keterlibatan masyarakat, dan transparansi pengelolaan anggaran menjadi tolok ukur penting untuk mewujudkan NTT yang maju.

“Apa yang kita kerjakan harus punya dampak nyata bagi masyarakat. Saya harap kita jaga terus kekompakan dan semangat kerja agar NTT terus bertumbuh dan berkembang. Semoga Tuhan memberkati segala upaya dan kerja keras kita semua,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.