Gubernur NTT Dorong Gugus Tugas Investasi, BKPM Siap Dukung

oleh -411 Dilihat
BKPM Audiensi Bersama Gubernur NTT dan Kepala Daerah se-NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Jakarta-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, terus bergerak cepat untuk mengakselerasi investasi di daerahnya. Dalam pertemuan dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta, Jumat (21/3/2025), Gubernur Melki meminta pembentukan gugus tugas khusus guna mendorong iklim investasi di NTT.

“Kami sadar bahwa NTT masih berada di tahap awal dalam investasi. Oleh karena itu, kami butuh pendampingan, mulai dari membangun kesadaran para ASN hingga memperkenalkan potensi daerah ke investor,” ujar Gubernur Melki yang hadir bersama kepala daerah se-NTT.

Strategi Gugus Tugas Investasi

Gubernur Melki menegaskan tiga fokus utama dalam pembentukan gugus tugas ini:

  1. Penguatan Iklim Investasi – Penyusunan regulasi yang mendukung investasi serta percepatan proses perizinan.
  2. Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi dan Lembaga Riset – Meningkatkan daya tarik investasi berbasis penelitian dan inovasi.
  3. Promosi Potensi Daerah – Memperkenalkan sektor unggulan NTT kepada investor nasional dan internasional.

“Kami siap membuka seluruh potensi NTT dan berharap dapat bertemu dengan investor yang memiliki visi besar untuk daerah ini,” tegas Melki.

Dukungan Pusat dan Potensi Investasi

Menanggapi usulan tersebut, Sekretaris Kemeninveshil/BKPM, Heldy Satrya Putera, menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk mendukung langkah strategis ini.

“Kami akan segera membentuk gugus tugas dan menjadikan ASN di PTSP daerah sebagai mitra strategis. Ini langkah konkret untuk mempercepat investasi,” ujar Heldy.

Selain itu, Kemeninveshil juga berkomitmen membantu NTT menjalin kerja sama dengan kampus-kampus yang memiliki keahlian dalam investasi dan hilirisasi. Bahkan, saat ini pemerintah tengah menjajaki investor dari India untuk mengembangkan industri rumput laut di NTT.

“NTT punya banyak modal besar dari potensi rumput laut, garam, hingga mangan. Jika diolah dengan baik, ini bisa menjadi sektor unggulan yang mampu menarik investasi besar,” tambahnya.

BACA JUGA:  Percepatan Program MBG dan Perkuat Kualitas Pendidikan di NTT

Insentif dan Kemudahan Berusaha

Untuk menarik lebih banyak investor, Heldy menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan insentif dan kemudahan berusaha.

“Pemda perlu menyiapkan kebijakan yang ramah investasi. Insentif akan menjadi daya tarik utama bagi pengusaha untuk masuk dan mengembangkan industri di NTT,” tegasnya.

Dengan langkah konkret ini, NTT semakin siap menjadi pusat investasi baru di Indonesia Timur, membuka peluang ekonomi yang lebih besar, dan mengurangi ketergantungan pada dana pusat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.