Komisi V DPRD NTT Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Pramuka di Sekolah

oleh -441 Dilihat
Komisi V DPRD NTT RDP Bersama Pengurus Kwarda Pramuka dan Disabilitas NTT. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Nahak, menyoroti pentingnya pendidikan karakter melalui kegiatan Pramuka yang menurutnya kini mulai pudar di sekolah-sekolah.

“Anak-anak yang di sekolah karakternya tidak berubah, ketika ikut kegiatan Pramuka akan berubah,” ujar Agustinus dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pengurus Kwarda Pramuka NTT dan perwakilan Kaum Disabilitas NTT pada Jumat (11/4/2025).

Agustinus menyayangkan kondisi beberapa tahun terakhir, di mana kegiatan Pramuka hampir tidak lagi terlihat di sekolah-sekolah. “Sudah hampir empat atau lima tahun kegiatan Pramuka di sekolah-sekolah hampir tidak ada. Saya tinggal dekat sekolah, dan saya amati langsung,” katanya.

Menurutnya, kegiatan Pramuka sangat penting karena mencakup pelatihan keterampilan, kemandirian, dan pembentukan karakter. Ia menyebut kegiatan ini sangat selaras dengan program dan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, terutama dalam 100 hari kerja pertama yang menargetkan pembinaan anak-anak untuk masuk ke sekolah-sekolah kedinasan.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka NTT, Simon Petrus Manuk, mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir aktivitas Pramuka di tingkat provinsi mengalami kendala akibat keterbatasan anggaran.

“Tahun ini (2025, red) kita akan menjadi kwartir daerah transit bagi peserta kegiatan nasional tema bela negara di Kisar, Maluku Tenggara. Semua peserta dari wilayah Barat dan Tengah akan transit di Kupang sebelum melanjutkan ke Kisar,” jelas Simon.

Selain itu, Kwarda NTT juga akan mengikuti kegiatan nasional lainnya seperti Kemah Bakti di Gorontalo serta kegiatan rutin lainnya. Namun, ia menegaskan bahwa pembinaan Pramuka di gugus depan tetap diprioritaskan.

“Kegiatan di tingkat kabupaten/kota masih berjalan. Tapi karena anggaran terbatas, kami di provinsi tidak bisa menghimpun semuanya. Mungkin karena kurangnya publikasi, masyarakat mengira kegiatan Pramuka tidak berjalan,” pungkas Simon.

BACA JUGA:  Menteri Wihaji Resmi Buka Puncak Pelayanan KB Serentak dan Luncurkan Rencana Aksi Konsorsium PT di Rote Ndao

Untuk diketahui bahwa rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo didampingi Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT lainnya, Agustinus Nahak dan Sekertaris Komisi V DPRD NTT, Inosensius Fredy Mui serta Anggota Komisi V DPRD NTT. ***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.