Menuju PON XXII/2028, PBVSI NTT Luncurkan Lima Program Strategis dan Bentuk Tim Khusus Venue

oleh -343 Dilihat
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Ketua Pengprov PBVSI NTT, Winston Rondo. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XXII Tahun 2028, Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menyiapkan fondasi pembinaan dan kesiapan teknis.

Penetapan bola voli indoor sebagai cabang olahraga yang akan dipertandingkan di NTT menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem pembinaan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Ketua Umum PBVSI NTT, Winston Rondo, menegaskan bahwa pihaknya langsung melakukan konsolidasi organisasi serta menindaklanjuti hasil rapat koordinasi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai langkah awal persiapan menuju PON 2028.

“Penetapan ini adalah kabar menggembirakan bagi keluarga besar bola voli NTT. Kami menyampaikan terima kasih kepada KONI Pusat dan KONI NTT atas kepercayaan yang diberikan. Ini menjadi tanggung jawab besar yang harus kami jawab dengan kerja nyata,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, PBVSI NTT mulai menjalankan lima program strategis sebagai fondasi menuju PON 2028. Program tersebut meliputi pelatihan pelatih bola voli daerah untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pelatihan wasit level nasional guna menyiapkan perangkat pertandingan berstandar nasional, penyelenggaraan Turnamen Piala Gubernur Ben Mboi Memorial Cup II sebagai ajang kompetisi utama pembinaan prestasi, turnamen bola voli pasir untuk memperluas basis prestasi cabang voli di NTT, serta seleksi atlet PON berbasis sport science melalui tes fisik, analisis performa, dan pemetaan potensi atlet secara ilmiah.

Menurut Winston, kelima program tersebut dirancang untuk membangun ekosistem prestasi bola voli NTT secara sistematis, tidak hanya berorientasi pada event semata, tetapi juga pada pembangunan jangka panjang olahraga daerah.

Selain fokus pada pembinaan atlet, PBVSI NTT juga membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan dan identifikasi kebutuhan teknis menuju PON 2028, termasuk aspek pembinaan dan kebutuhan sarana prasarana.

Khusus untuk venue pertandingan, PBVSI membentuk tim asistensi venue guna memastikan kesiapan fasilitas sesuai standar nasional dan federasi internasional. Tim ini akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi gedung, lapangan, pencahayaan, tribun, hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Kami ingin memastikan venue bola voli di NTT benar-benar memenuhi standar nasional dan internasional. Persiapan teknis harus dimulai sejak sekarang agar tidak ada kendala saat pelaksanaan nanti,” tegasnya.

Sebagai Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan penganggaran yang konsisten dalam kerangka Panca Sukses PON 2028. Ia menyebut PON bukan sekadar agenda olahraga, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah.

“PON 2028 adalah kesempatan emas untuk membangun sistem olahraga NTT secara lebih serius dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis NTT tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu menorehkan prestasi,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.