NTT Dapat Investasi Garam Rp4,2 Triliun, Gubernur Melki Laka Lena: Kami Siap Dukung Percepatan

oleh -456 Dilihat
Menteri ESDM Rapat Bersama Gubernur NTT dan Kepala Daerah se-NTT di Jakarta. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Jakarta-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama para kepala daerah se-NTT, menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di Jakarta pada Kamis (20/3/25) malam. Pertemuan ini menghasilkan tiga program besar bagi NTT, salah satunya adalah investasi industri garam senilai Rp4,2 triliun di Sabu Raijua.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk mendorong swasembada garam nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan perekonomian daerah. “Saat ini Indonesia masih mengimpor sekitar 1,7 juta ton garam per tahun. Dengan kapasitas produksi 850 ribu ton per tahun, proyek di Sabu Raijua ini akan menjadi solusi untuk mengurangi angka impor tersebut,” ujar Bahlil.

Ia juga memastikan bahwa groundbreaking proyek ini akan dilakukan tahun ini, dengan target operasi komersial pada 2027. Selain investasi garam, pemerintah pusat juga akan mempercepat hilirisasi industri perikanan dan rumput laut di NTT, serta memperluas elektrifikasi desa guna meningkatkan akses energi bagi masyarakat.

Gubernur Melki Laka Lena menyambut baik program ini dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi investasi. “Kami akan segera menyiapkan seluruh data dan kebutuhan yang diperlukan agar proyek ini dapat berjalan sesuai rencana. Ini adalah kesempatan besar bagi NTT untuk menjadi pusat industri garam, perikanan, dan energi di Indonesia,” katanya.

Investasi besar ini diperkirakan akan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di NTT. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, provinsi ini semakin dekat menjadi pusat industri berbasis sumber daya alam yang berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.