NTT Jadi Lumbung Prestasi Atlet Disabilitas, Harumkan Indonesia di Pentas Dunia

oleh -2435 Dilihat
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi NPC Pusat sekaligus Wakajati NTT, Prihatin. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-National Paralympic Committee (NPC) Pusat bekerja sama dengan NPC Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Talent Scouting Atlet Disabilitas 2025 bertema “Mendobrak Batas” di Pitoby Sport Centre, Sikumana, Kota Kupang. Kegiatan ini berlangsung sejak Selasa (19/8/2025) hingga Kamis (21/8/2025), sebagai bagian dari program pencarian dan pengembangan bibit atlet disabilitas Indonesia.

Ketua NPC Pusat yang diwakili oleh Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Prihatin, menjelaskan bahwa NTT menjadi provinsi ke-13 tempat diselenggarakannya program Talent Scouting. Menurutnya, NTT dipilih karena para atlet disabilitasnya telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional hingga internasional.

“NTT diberi kesempatan untuk digelarnya Talent Scouting ini karena para atlet disabilitasnya mampu mencetak prestasi hingga dunia internasional, khususnya di bidang atletik,” ujar Prihatin, yang juga menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT.

Ia mencontohkan sejumlah atlet disabilitas asal NTT yang berprestasi, antara lain Alfin Nomleni, Petrus Alunpah, dan Philipus Kolimau. Namun demikian, ia menilai regenerasi atlet NPC belum berjalan maksimal sehingga perlu dibenahi dengan kegiatan Talent Scouting di berbagai daerah.

“Persaingan atlet NPC semakin ketat, termasuk dari China dan Thailand. Saat ini Indonesia berada di posisi keenam di Asia. Apalagi, pada Januari 2026 kita akan menjadi tuan rumah ASEAN Para Games, sehingga regenerasi atlet adalah strategi yang sangat penting,” tegasnya.

Kepada para peserta Talent Scouting, Prihatin berpesan agar menjadikan keterbatasan bukan sebagai penghalang untuk meraih cita-cita.

“Terus berjuang, jangan jadikan kekurangan sebagai hambatan. Bercita-citalah yang tinggi dan terus asah kemampuan kalian. Kalian adalah penyelamat muka Indonesia di level internasional,” pesannya penuh semangat.

Ia juga mengingatkan bahwa meski Indonesia pernah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum ASEAN Para Games di Malaysia, namun di tingkat Asia Indonesia masih harus bekerja keras agar bisa menyaingi negara-negara besar. Karena itu, proses pencarian dan pembinaan atlet baru menjadi agenda penting NPC untuk menjaga prestasi Indonesia di kancah internasional.

Kegiatan Talent Scouting di Kota Kupang ini diharapkan mampu menjaring atlet-atlet potensial dari NTT untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi atlet profesional yang siap bersaing, sekaligus melanjutkan tradisi prestasi atlet disabilitas asal NTT di pentas nasional maupun internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.