Pemkot Kupang Hidupkan Kembali Pramuka, Jambore Cabang VI Digelar di Bumi Fatubena

oleh -138 Dilihat
Wawali Kupang, Serena Francis

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmennya dalam menghidupkan kembali gerakan pramuka melalui penyelenggaraan Jambore Cabang VI Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kupang Tahun 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, selaku pembina upacara di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kamis (23/4/2026).

Pembukaan jambore tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur Sinun Petrus Manuk, jajaran Pemerintah Kota Kupang, Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para pembina dan pelatih pramuka, serta ratusan peserta jambore.

Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan bahwa pelaksanaan Jambore Cabang VI menjadi momentum penting kebangkitan gerakan pramuka di Kota Kupang, setelah terakhir kali digelar pada tahun 2000.

“Ini adalah momen bersejarah. Setelah 26 tahun, jambore tingkat cabang kembali dilaksanakan. Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo bersama saya berkomitmen untuk menghidupkan kembali gerakan pramuka serta mendukung para pembina dan pengurus,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi merupakan ruang pembinaan strategis bagi generasi muda untuk membentuk karakter yang disiplin, mandiri, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial.

Mengusung tema “Dari Perkemahan Kita Bangun Kota Kupang sebagai Rumah Besar Kita Bersama”, kegiatan ini dinilai relevan dengan kondisi Kota Kupang yang majemuk. Serena mengajak seluruh peserta untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Kota Kupang adalah rumah bersama. Dalam perbedaan, kita harus tetap hidup rukun, damai, dan saling menghargai,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Bumi Perkemahan Fatubena merupakan aset Pemerintah Kota Kupang yang disiapkan sebagai pusat kegiatan kepramukaan. Dari total luas sekitar 6 hektare, sebagian dimanfaatkan sebagai area perkemahan dan sebagian lainnya sebagai kawasan konservasi.

BACA JUGA:  Ratusan Nakes RSUD Johannes Kupang Protes Pemotongan Jasa Hingga 50 Persen

“Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung gerakan pramuka sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Pembangunan generasi muda harus sejalan dengan kesadaran menjaga alam,” jelasnya.

Serena juga mengingatkan pentingnya pengamalan nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong para peserta menjadi duta pramuka di lingkungan masing-masing.

Dia turut menyampaikan bahwa peserta terbaik akan diseleksi untuk mewakili Kota Kupang pada Jambore tingkat Provinsi NTT yang akan digelar pada Juli mendatang, di mana Kota Kupang bertindak sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk, mengapresiasi dukungan nyata Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam penyediaan lahan Bumi Perkemahan Fatubena yang dinilai representatif untuk pengembangan kegiatan kepramukaan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Kupang akan menjadi tuan rumah Jambore Daerah ke-10 dengan partisipasi kwartir cabang se-NTT, sehingga para peserta jambore cabang diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal.

Ketua Panitia Pelaksana, Dedy M. M. Ballo Wangge, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan jambore berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 April 2026, dengan diikuti 430 peserta, didampingi 52 pembina, serta didukung puluhan panitia.

Dia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat dalam memperkuat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta membentuk karakter generasi muda yang siap membangun Kota Kupang.

“Kami berharap jambore ini menjadi ruang pembinaan yang berdampak positif bagi generasi muda sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Kupang sebagai rumah besar kita bersama,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.