Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung 2025 Jadi Pilar Persaudaraan dan Masa Depan

oleh -875 Dilihat
Wali Kota Kupang di Acara Pentas Budaya Sagi So'a dan Larik Riung 2025. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung 2025 yang digelar Ikatan Keluarga Ngada (Ikada) di Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu (30/8/25). Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, Forkopimda Provinsi NTT, anggota DPRD Kota Kupang, Forkopimda Kota Kupang, serta ribuan masyarakat Kota Kupang dan diaspora Ngada.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Ngada yang dinilai telah banyak memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kupang. Menurutnya, Ikada telah berperan penting melahirkan sumber daya manusia unggul di berbagai bidang.

“Selama lebih dari 15 tahun, Ikada telah melahirkan banyak dokter, profesor, dosen, dan birokrat yang memberi sumbangsih nyata bagi kota ini. Kehadiran Ikada ibarat kapal yang tidak hanya bersandar di dermaga, tetapi berlayar menghadapi gelombang dan membantu pemerintah membelah lautan persoalan masyarakat,” ungkap dr. Christian Widodo.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai amanah lintas generasi. “Kalau kita hanya menganggap budaya sebagai warisan, kita bisa lalai menjaganya. Tetapi kalau kita menyadari bahwa budaya ini adalah pinjaman dari anak cucu kita, maka kita akan merawatnya sungguh-sungguh,” tegasnya.

Wali Kota menambahkan, momentum 80 tahun kemerdekaan RI harus dimaknai sebagai perjuangan baru melawan kemiskinan, pengangguran, dan ketidakadilan. “Kalau kita bersatu, kita bagaikan samudera luas, bukan hanya setetes air,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa cahaya Kota Kupang bersumber dari kebersamaan masyarakat. “Kalau hari ini Kupang bercahaya, itu bukan karena obor di balai kota, tapi karena lilin-lilin kecil yang dinyalakan di komunitas-komunitas dan keluarga-keluarga,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Siapkan Pembentukan Tim Pembina Posyandu, Wakil Wali Kota: Kerja Kita Hari Ini Adalah Investasi untuk Masa Depan

Di akhir sambutan, Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada panitia dan keluarga besar Ngada. “Proficiat untuk Ikada. Teruslah berlayar, jangan hanya bersandar di dermaga. Jadikan budaya sebagai kekuatan untuk membangun persaudaraan, melestarikan warisan leluhur, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menilai pentas budaya ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi ruang perjumpaan untuk mempererat persaudaraan diaspora Ngada di Kupang. “Ekspresi budaya ini adalah bagian dari mosaik identitas Ngada yang kaya makna. Dengan agenda tahunan seperti ini, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memberi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai budaya lokal,” ujarnya.

Ketua Panitia, Anton Gili, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Ikada bersama UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan Provinsi NTT dengan tema “Dengan Semangat Kemerdekaan, Ayo Bangun NTT dalam Spirit Sagi dan Larik.” Menurutnya, spirit Sagi dan Larik menjadi kekuatan baru dalam memperkuat persatuan dan perdamaian di NTT.

Usai sambutan, Wali Kota Kupang juga turut ambil bagian dalam laga eksebisi Sagi So’a bersama panitia, yang disambut meriah oleh seluruh hadiri. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.