Rahmat Saleh Mencuat Sebagai Kandidat Kuat Direktur Operasional dan SDM Bank NTT

oleh -520 Dilihat
Rahmat Saleh Kepala Divisi Umum Bank NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Nama Rahmat Saleh menjadi sorotan dalam proses pencalonan pengurus baru Bank NTT, khususnya untuk posisi strategis Direktur Operasional dan Sumber Daya Manusia (SDM). Sosok yang kini menjabat sebagai Kepala Divisi Umum di Direktorat Operasional dan SDM Bank NTT ini direkomendasikan oleh para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar pada Rabu, 13 Mei 2025.

Bersama Rahmat, nama Yohanis Landu Praing juga diajukan sebagai kandidat untuk posisi yang sama. Keduanya akan mengikuti seleksi dan uji kelayakan (fit and proper test) yang akan dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT dalam waktu dekat.

Dalam keterangannya seperti dikutip dari Victory News, Rahmat Saleh menyatakan bahwa keputusan RUPS adalah keputusan tertinggi dalam struktur perseroan terbatas dan harus dihormati semua pihak.

“Ketika RUPS memutuskan dan menunjuk saya sebagai calon Direktur Operasional dan SDM, maka itu adalah keputusan legal dan sah. Saya hormati dan jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.


Rahmat menilai bahwa menghormati hasil RUPS merupakan bagian dari komitmen terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG). Ia juga menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh proses seleksi yang ditetapkan OJK.

“Saya siap menjalani fit and proper test bersama calon lainnya. Saya percaya OJK akan bertindak secara transparan, independen, dan adil dalam menilai integritas, kompetensi, serta rekam jejak para calon,” ujar mantan aktivis Forkot era Reformasi 1998 itu.


Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa pencalonan ini bukan ajang pertarungan pribadi, melainkan amanah yang harus dijalankan secara profesional.

“Ini bukan kompetisi pribadi. Ini adalah amanah dari RUPS yang wajib saya jalankan sebaik mungkin,” imbuhnya.


Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi ini adalah bagian dari upaya memperkuat penerapan GCG di tubuh Bank NTT, sekaligus mempercepat agenda transformasi kelembagaan.

“Jika seluruh posisi direksi telah terisi, maka langkah transformasi Bank NTT menuju tata kelola profesional dan peningkatan profitabilitas dapat segera diwujudkan. Itu harapan semua pihak, termasuk masyarakat NTT,” pungkas Rahmat.


Sebagai informasi, berdasarkan risalah RUPS-LB Bank NTT yang ditandatangani oleh Notaris Serlina Dewi Darmawan pada 15 Mei 2025, disebutkan bahwa susunan organisasi Dewan Komisaris akan ditambah dari tiga menjadi lima orang, dan jajaran Direksi dari lima menjadi tujuh orang. RUPS juga menetapkan lima nama calon Komisaris dan tujuh nama calon Direksi.

Untuk posisi Direktur Operasional dan SDM, dua nama yang direkomendasikan adalah Rahmat Saleh dan Yohanis Landu Praing. Proses seleksi selanjutnya berada di bawah kewenangan dan penilaian OJK Provinsi NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.